• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Puluhan Hektare Sawah Terendam Banjir Akibat Pembangunan Tol Serang Panimbangan

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 2 Februari 2021 - 10:01
in Nusantara
Puluhan hektare areal sawah terendam akibat pembangunan jalan tol Serang Panimbang. Foto: Yasril/INDOPOSCO.ID

Puluhan hektare areal sawah terendam akibat pembangunan jalan tol Serang Panimbang. Foto: Yasril/INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDPOSCO.ID – Puluhan hektare areal persawahan produktif di Desa Bojong Pandan dan Desa Catang, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten, terendam banjir akibat pembangunan jalan tol Serang-Panimbang yang melintasi wilayah tersebut.

Menurut Zanudin (59), salah seorang pemilik lahan sawah yang terendam banjir kepada INDOPOSO.ID, sejak adanya pembangunan jalan bebas hambatan setahun lalu, praktis para petani tidak bisa lagi menanam padi, karena sodetan atau aliran irigasi tertimbun oleh pembangunan jalan tol. Kalaupun bisa panen hasilnya tidak maksimal, dan paling bisa bertanam padi sekali dalam setahun. Dulu sebelum ada jalan tol ini kami bisa panen dua kali dalam setahun,” ungkap Zainudin, Selasa (2/2/201).

BacaJuga:

Mendikdasmen: Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Sasar 576 Sekolah di NTT

PHI Perkuat Akses Pendidikan Pesisir, Sekolah Terapung Panen Penghargaan

Modus Penipuan Mencatut Bea Cukai Terbongkar di Tasikmalaya

Ia mengungkapkan, tahun ini dipastikan puluhan hektare tanaman padi yang baru berumur dua bulan di wilayah tersebut mengalami puso, karena terendam banjir akibat tidak adanya pembuangan air atau sodetan yang dibangun oleh kontraktor yang mengerjakan pembangunan jalan tol.

”Kami bingung mau mengadu kemana, karena kami dulu pernah protes kepada carik (sekdes-red) malah kami dikatakan tidak mendukung program pemerintah,” cetusnya.

Hal senada dikatakan Ipit (45), seorang petani padi di Catang yang mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah, karena tanaman padi yang baru berumur dua bulan terendam banjir akibat tidak adanya pembuangan air.

”Jadi kalau turun hujan deras praktis sawah kami terendam oleh banjir, karena aliran air yang dulunya hingga ke seberang jalan tol kini sudah tertutup oleh pembagunan jalan bebas hambatan ini,” ungkapnya.

Ia berharap adanya kompensasi yang diberikan oleh pemerintah kepada para petani yang mengalami kerugian akibat pembanguna jalan tol tersebut. Apalagi kata Ipit, sebelumnya petani tidak pernah diajak bicara oleh pemerintah saat rencana pembanguna jalan tol dilakukan.

”Dulu yang diundang ke kantor desa itu hanya pemilik lahan yang terkena pembebasan lahan, sementara kami yang terdampak seperti ini tidak pernah diajak bicara,” katanya

Legal Manager PT Wijaya Karya jalan tol Serang Panimbang Rendy Dwiandika yang dikonfirmasi terkait keluhan petani padi di Kecamatan Tunjung Teja, meminta INDOPOSCO untuk konfirmasi ke PIC atau manager HCU.

“Coba konfirmasi ke PIC humas atau manajer HCU pak Bambang,” ujar Rendy. (yas)

Tags: banjirserangTol Serang Panimbangan

Berita Terkait.

Abdul-Mu'ti
Nusantara

Mendikdasmen: Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Sasar 576 Sekolah di NTT

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:01
phi
Nusantara

PHI Perkuat Akses Pendidikan Pesisir, Sekolah Terapung Panen Penghargaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:07
Modus Penipuan Mencatut Bea Cukai Terbongkar di Tasikmalaya
Nusantara

Modus Penipuan Mencatut Bea Cukai Terbongkar di Tasikmalaya

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:05
Modus Penipuan Mencatut Bea Cukai Terbongkar di Tasikmalaya
Nusantara

Kerja Ekstra Bea Cukai Amankan Berbagai Produk Ilegal

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:04
ary
Nusantara

Hardiknas 2026: Ary Ginanjar Raih Lencana Emas, Jatim Percepat Mesin Talenta

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:23
id
Nusantara

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:21

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3694 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.