• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Kawal Serangan Hama Tikus di Ciamis

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 28 Januari 2021 - 12:51
in Nasional
Kementan launching Aplikasi Proteksi Pertanian.

Kementan launching Aplikasi Proteksi Pertanian.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) merespon cepat serangan hama tikus yang menyerang puluhan hektare pertanaman padi di Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Jajaran Kementan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis segera merespon permasalahan hama tikus yang dialami petani di desa tersebut.

BacaJuga:

Pelayanan Publik Masuk Babak Baru, GNPP Usung Konsep Omni-Channel dan Digital

Kemenkop Tekankan Peran Strategis Manajer dalam Menentukan Keberhasilan KDKMP, Bukan Sekadar Modal

Sekjen Kemendagri Ajak Pejabat Baru Tinggalkan Pola Kerja Berulang dan Hadirkan Inovasi Nyata

Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kabupaten Ciamis bersama para petugas lapangan setempat seperti POPT Kecamatan Cihaurbeuti, Penyuluh Pertanian Desa Cijulang, dan Kelompok Tani Mekar IV Desa Cijulang bersama-sama melakukan kegiatan gerakan pengendalian hama tikus di lahan pertanian setempat.

Petugas POPT Kecamatan Cihaurbeuti, Iis Mukhofilah, melaporkan bahwa kondisi tanaman padi di lahan yang terserang tikus saat ini berada pada stadia vegetatif akhir dan generatif awal. ”Lokasi pertanaman padi yang terserang hama tikus musim tanam lalu, saat ini sudah ada pertanaman baru yang sudah masuk stadia vegetatif akhir dan generatif awal,” ungkap Iis.

Iis menyatakan, lahan pertanaman padi di Desa Cijulang seluas 124 ha saat ini telah ditanami padi varietas Ciherang dengan kisaran umur tanaman 75 hst dan Kelompok Tani Mekar IV seluas 4 ha dengan intensitas serangan 7,4%.

Menurut Iis mengendalikan hama tikus yang menyerang, telah dilakukan gerakan pengendalian (Gerdal) hama tikus di Desa Cijulang dan desa lainnya oleh para petani dengan didampingi para petugas lapangan. Gerdal hama tikus disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada pertanaman dengan melakukan pengemposan liang-liang persembunyian hama tikus menggunakan Basmikus.

“Di samping itu kami juga melakukan gerakan pengumpanan menggunakan umpan beracun (Rodentisida). Gerakan ini akan kita lakukan terus untuk mengawal pertanaman ini dari serangan hama tikus,” jelas Iis.

Direktur Perlindungan Tanaman Pangan, Edy Purnawan menyambut baik gerak cepat petugas lapangan dalam mengamankan pertanaman dari serangan tikus.

“Untuk mengatasi serangan hama tikus pada tanaman pangan, Kementan akan mengawal penuh berbagai upaya pengendaliannya. Bahan pengendali hama tikus saat ini tersedia cukup di Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) dan di Brigade Pengendalian OPT. Para petani dan petugas lapangan, POPT dan penyuluh pertanian untuk terus melakukan pengendalian hama tikus secara terpadu, serentak, bersama-sama pada areal yang luas, serta dilakukan secara berkelanjutan. Untuk bahan pengendali hama tikus akan kami kawal dan sediakan,” terang Edy.

Sementara Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi meminta petugas POPT dan petugas pendamping lapangan lainnya terus mendampingi dan mengawal petani mengamankan produksi padinya sampai panen. Serangan hama tikus yang terjadi harus segera dikendalikan agar tidak merusak dan menurunkan produksi padi. “Untuk kebutuhan sarana pengendalian hama tikus Kementan siap membantu menyediakannya, misalnya pestisida, dan bimbingan teknis pengendalian OPT,” tegas Suwandi.

Sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), kata Suwandi, produksi pangan khususnya padi harus terus dikawal dari berbagai gangguan seperti hama dan penyakit. Untuk mengatasi serangan hama tikus, jajaran Kementan dari pusat sampai daerah harus terus aktif turun, mendampingi dan mengawal petani agar giat melakukan pengendalian hama tersebut sehingga tidak mengancam produksi pangan. (pr/wib)

Tags: Kementan

Berita Terkait.

rini
Nasional

Pelayanan Publik Masuk Babak Baru, GNPP Usung Konsep Omni-Channel dan Digital

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:02
kopdes
Nasional

Kemenkop Tekankan Peran Strategis Manajer dalam Menentukan Keberhasilan KDKMP, Bukan Sekadar Modal

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:36
sekjen
Nasional

Sekjen Kemendagri Ajak Pejabat Baru Tinggalkan Pola Kerja Berulang dan Hadirkan Inovasi Nyata

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:24
tito
Nasional

Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:27
Penghargaan
Nasional

Wuling Air ev Kembali Raih Pengakuan, Dinobatkan sebagai Best Brand City Car Listrik di SBBI Awards 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09
KPK
Nasional

Mangkir Dari Panggilan KPK, Dirjen Perhutanan Sosial Belum Dijadwalkan Ulang

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:47

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2838 shares
    Share 1135 Tweet 710
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.