• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Hilirisasi Jadi Kendala Pengembangan Vaksin Merah Putih

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 25 Januari 2021 - 11:13
in Nasional
Ilustrasi. Foto: Instagram/@kemenkes_ri

Ilustrasi. Foto: Instagram/@kemenkes_ri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti Utama dalam Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 Universitas Indonesia (UI) Budiman Bela mengatakan, pengembangan vaksin Merah Putih tidaklah sederhana. Banyak masalah ditemukan, di antaranya terkait penguasaan teknologi kembangbiak virus, cara produksi vaksin hingga efesiensi vaksin serta dosis tingkat kekebalan yang dihasilkan..

“Dari sana kita bisa memilih kekebalan tubuh mana yang bisa kita rangsang, kemudian kekebalan virus dan struktur virus yang bisa memberikan kekebalan,” ujar Budiman Bela dalam acara daring, Senin (25/1/2021).

BacaJuga:

Terus Berulang, DPD Desak Penegakan Hukum dan Pemulihan Menyeluruh Dampak Karhutla

Berulang! Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Manggarai di NTT

Bukan Sekadar Skandal Internal, Mahfud Sebut Dugaan Penyadapan Eks Kapolri Kejahatan Biadab

Ia menyebut, vaksin Merah Putih yang tengah dikembangkan UI dalam format empat platform vaksin. Yakni DNA, RNA, Sub-Unit Rekombinan, dan Virus-Like-Particles (VLP). Dan DNA merupakan platfom yang paling cepat dikembangkan.

“Kalau merujuk syarat WHO, vaksin yang cocok itu harus memiliki waktu lamanya perlindungan dan melindungi terjadinya penyakit yang berat, aman dan mudah disebarluaskan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Budiman menjelaskan, untuk empat platform memiliki kelebihan dan kekurangan. seperti DNA memiliki kelebihan biaya lebih murah dan cepat dikembangkan. Sementara RNA cenderung memiliki teknologi yang lebih rumit, tetapi lebih aman dan respon kekebalan sangat baik.

Untuk vaksin protein rekomenbinan subunit dan VLP diproduksi dari sel mamalia, produksi biaya tinggi dan stabil pada suhu 2-8 derajat celcius serta memiliki antibodi yang dirangsang dengan baik

“Pengembangan kemajuan DNA lebih cepat. Saat ini sudah pada tahap ujicoba imunitas pada hewan. Saat ini stabilitas dan efesien produk juga lebih tinggi. Sementara RNA dan VLP masih tahap kontruksi rekombinan. Masih membutuhkan waktu tidak sebentar,” bebernya.

Ia menyebut, kendala lain pada pengembangan vaksin Merah Putih adalah pada tahap hilirisasi. Sebab hilirisasi industri di Indonesia belum siap. Salah satunya belum tersedianya peralatan produksi vaksin.

“Jadi dibutuhkan industri farmasi untuk pengembangan,” katanya. (nas)

Tags: Vaksin Merah Putih

Berita Terkait.

asap
Nasional

Terus Berulang, DPD Desak Penegakan Hukum dan Pemulihan Menyeluruh Dampak Karhutla

Rabu, 4 November 2026 - 12:32
gempa
Nasional

Berulang! Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Manggarai di NTT

Rabu, 4 November 2026 - 12:07
md
Nasional

Bukan Sekadar Skandal Internal, Mahfud Sebut Dugaan Penyadapan Eks Kapolri Kejahatan Biadab

Rabu, 4 November 2026 - 09:39
ribka
Nasional

Wamendagri Dorong Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan di Tanah Papua

Rabu, 4 November 2026 - 07:07
sekjen
Nasional

Kendalikan Harga Pangan, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Hambatan Distribusi dan Perkuat Kerja Sama dengan Daerah Pemasok

Rabu, 4 November 2026 - 06:06
maman
Nasional

Kementerian UMKM Kawal Revisi UU Kadin, Pengusaha Mikro Didorong Jadi Anggota

Selasa, 3 November 2026 - 23:13

OLAHRAGA

noc
Olahraga

Diplomasi Olahraga Okto, Indonesia Incar World Skate Championships di Bali

Editor Laurens Dami
Rabu, 4 November 2026 - 13:13

INDOPOSCO.ID - Indonesia mulai mengambil ancang-ancang untuk membawa kejuaraan skateboard paling bergengsi di dunia ke tanah air. Bali menjadi destinasi...

SelengkapnyaDetails
piala

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Selasa, 3 November 2026 - 23:23
noc

2 Atlet Muda Wafat di Porprov Jateng, NOC Indonesia: Tak Ada Medali Seharga Nyawa

Selasa, 3 November 2026 - 21:21
sty

Tanpa Shin Tae-yong di Awal League Cup, Persija Tetap Optimistis Hadapi PSMS

Selasa, 3 November 2026 - 16:26
Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Senin, 2 November 2026 - 21:22

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3047 shares
    Share 1219 Tweet 762
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2260 shares
    Share 904 Tweet 565
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1871 shares
    Share 748 Tweet 468
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.