• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Wisatawan Padati Kawasan Masyarakat Adat Badui

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 15 Mei 2023 - 11:15
in Nusantara
badui

Wisatawan istirahat di Kampung Kadu Ketug kawasan permukiman masyarakat Badui, setelah melintasi jalan setapak melintasi perbukitan, pegunungan yang curam tajam menuju perkampungan Badui Dalam sepanjang 13 kilometer. ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wisatawan dari sejumlah daerah di Provinsi Banten dan DKI Jakarta memadati kawasan masyarakat adat Badui, Minggu (14/5), untuk menikmati panorama alam di Pegunungan Kendeng.

Berdasarkan pantauan, Minggu sore, ribuan wisatawan memadati rumah-rumah warga Badui di Kampung Kadu Satu sampai Kadu Ketug III sambil duduk-duduk beristirahat setelah menempuh perjalanan selama enam jam dari permukiman Badui Dalam.

BacaJuga:

Banten Dilirik Investor Data Center dan AI, Lokasi Pilihan di Cileles Lebak

Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan

Sambut Investor, Gubernur Andra Soni Pastikan Stok Kebutuhan Listrik di Banten Melimpah

Mereka kebanyakan wisatawan menuju permukiman Kampung Badui Dalam, seperti Kampung Cibeo, Cikawartana dan Cikeusik untuk menginap, Sabtu (13/5).

Baca Juga : Wisatawan Padati Kawasan Pemukiman Badui Nikmati Alam Gunung Kendeng

“Kami merasa senang berjalan kaki selama enam jam dari Ciboleger hingga Kampung Badui Dalam,” kata Ida (35), seorang wisatawan warga DKI Jakarta saat ditemui di Kadu Kerug I, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Minggu (14/5).

Ia mengatakan, dirinya mengunjungi kawasan permukiman Badui Dalam bersama rombongan kantor untuk menikmati panorama alam.

Panorama alam kawasan Badui masih asri dan lestari dengan pepohonan hijau, juga topografinya perbukitan, pegunungan dan banyak ditemukan jalan curam dan tebing.

“Kami berangkat dari Badui Dalam pukul 08.30 WIB dan tiba di Kampung Kadu Ketug pukul 04.00 WIB dengan jalan santai serta makan dalam perjalanan,” ujar Ida seperti dikutip dari Antara, Senin (15/5/2023).

Menurut dia, dirinya kali pertama mengunjungi kawasan Badui dan mengasyikkan karena berjalan memintasi tebing, curam dan perbukitan.

Perjalanan selama enam jam ke pemukiman Badui Dalam cukup melelahkan juga menyehatkan.

Meskipun perjalanan menempuh jarak 13 kilometer dari Terminal Ciboleger, namun bisa kembali dengan selamat.

“Beruntung, rombongan ke permukiman Badui itu kebanyakan usia muda dan tidak ada mengidap penyakit jantung dan darah tinggi,” katanya menjelaskan.

Begitu juga Nisa (35), wisatawan dari Tangerang mengaku dirinya bersama rombongan menginap di Kampung Badui Dalam dengan jalan kaki dari Kampung Kadu Ketug ke Kampung Cibeo di kawasan permukiman Badui.

“Kami merasa senang mengunjungi kawasan permukiman Badui dengan jalan setapak menembus perbukitan dan banyak curam yang membahayakan,” katanya pula.

Sementara itu, tetua adat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes, Kabupaten Lebak Jaro Saija mengatakan saat ini diperkirakan ribuan wisatawan dari berbagai daerah mengunjungi kawasan permukiman Badui, sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Badui.

Apalagi, saat ini permukiman kawasan Badui memasuki musim panen durian, sehingga banyak wisatawan membeli durian dengan jumlah banyak untuk oleh-oleh.

Selain itu, juga pelaku UMKM masyarakat Badui terbantu pendapatan ekonominya karena dampak banyaknya kunjungan wisatawan tersebut.

Wisatawan juga membeli aneka kerajinan pelaku UMKM masyarakat Badui, seperti kain tradisional, tas koja, baju kampret, lomar, suvernir, batik Badui, dan lainnya.

“Kami meyakini dengan banyak kunjungan wisatawan ke sini tentu dapat menggulirkan uang hingga jutaan rupiah di kawasan permukiman Badui,” ucap Jaro Saija.(mg1)

Tags: baduidki jakartapanorama alamPegunungan KendengProvinsi BantenWisatawan

Berita Terkait.

Andra-Soni
Nusantara

Banten Dilirik Investor Data Center dan AI, Lokasi Pilihan di Cileles Lebak

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:44
Nusron-Wahid
Nusantara

Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04
soni
Nusantara

Sambut Investor, Gubernur Andra Soni Pastikan Stok Kebutuhan Listrik di Banten Melimpah

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:09
bc3
Nusantara

Bea Cukai Maluku dan Ternate Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:06
bc2
Nusantara

Bea Cukai Kendari Amankan Rokok dan Miras Ilegal Modus Jalur Ekspedisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:05
bc
Nusantara

Bea Cukai Yogyakarta Musnahkan Beragam Barang Hasil Penindakan Senilai Rp916 Juta

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:26

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3046 shares
    Share 1218 Tweet 762
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.