Nusantara

Pelaku Teror di Polres Tarakan Alami Gangguan Jiwa

INDOPOSCO.ID – Terduga pelaku pengancaman teror bom di Mapolres Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa, berinisial AS memiliki gangguan jiwa.

“Dari interogasi awal, pelaku diduga melakukan pengancaman terhadap Polres Tarakan didapati bahwa yang bersangkutan ada rekomendasi rujukan mengalami gangguan kejiwaan,” kata Wakapolres Tarakan Kompol Ariantony Utama Bangalino didampingi Wakil Komandan Satbrimob Polda Kaltara AKBP Sutrisno Hady Santoso, di Mapolres Tarakan, Selasa.

Hal tersebut diketahui dalam surat rujukan yang AS yang berobat pada 9 November 2021 dan hasil diagnosa mengidap skizofrenia paranoid.

Baca Juga : Diancam Bom, Lebih dari 60 Penerbangan di Jepang Dibatalkan

Ariantony mengatakan personel Polres Tarakan bergerak cepat melakukan pengamanan terhadap AS yang nekat menerobos portal pintu masuk penjagaan Polres Tarakan, Selasa, sekitar pukul 11.30 WITA.

Pria terduga pelaku teror tersebut menerobos portal menggunakan kendaraan sepeda motor Honda Blake dengan nomor polisi KT 4119 FY membawa dua barang yakni satu dus dan satu koper.

Personel jaga melihat hal tersebut langsung melakukan penghentian terhadap orang tak dikenal tersebut.

Wakapolres mengungkapkan, personel jaga yang berusaha menghentikan pria tersebut mendapat respons dari pelaku yang marah serta berteriak kepada petugas jaga.

“Kemudian dari pelaku mengeluarkan kata memaki petugas dan meneriakkan kata jihad dan meminta untuk ditembak serta mengancam akan meledakkan Polres Tarakan,” katanya pula.

Karena mendengar pernyataan tersebut, petugas jaga Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang bertugas pada saat itu langsung meminta orang tersebut turun dari kendaraan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button