• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gawat, Ada 322 Dusun di Madura Alami Kekeringan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 25 September 2022 - 02:44
in Nusantara
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam meluncurkan program bantuan mendistribusikan air bersih dalam program "Besti Berdering/ Bersama Bupati Bereskan Desa Kering" di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (24/9/2022). Foto : Antara/Abd. Aziz

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam meluncurkan program bantuan mendistribusikan air bersih dalam program "Besti Berdering/ Bersama Bupati Bereskan Desa Kering" di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (24/9/2022). Foto : Antara/Abd. Aziz

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 322 dusun di Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur mengalami kekeringan pada musim kemarau kali ini.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan Amin Jabir di Pamekasan, Sabtu ke-322 dusun yang mengalami kekeringan tersebar di 72 desa di sembilan kecamatan.

BacaJuga:

Inovasi dari Desa: UMKM Binaan PHI Sulap Potensi Lokal Menjadi Produk Bernilai Tinggi

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

“Kami telah menggerakkan tim untuk menangani kekeringan di Pamekasan pada kemarau kali ini dan meluncurkan program khusus yang diberi nama ‘Besti Berdering/ Bersama Bupati Bereskan Desa Kering’,” ucapnya.

Menurut dia, kekeringan yang terjadi di Pamekasan terdiri dari kekeringan kritis dan kekeringan langka.

Kering kritis terjadi akibat pemenuhan air di dusun mencapai 10 liter lebih per orang per hari. Jarak yang ditempuh masyarakat untuk mendapatkan ketersediaan air bersih sejauh 3 kilometer bahkan lebih.

Sementara yang dimaksud dengan kering langka, kebutuhan air di dusun itu di bawah 10 liter saja per orang, per hari. Jarak tempuh dari rumah warga ke sumber mata air terdekat, sekitar 0,5 kilometer hingga 3 kilometer.

“Per hari ini, pendistribusian bantuan air bersih ke 322 dusun di 72 desa yang tersebar di sembilan kecamatan kami lakukan,” katanya.

Jumlah dusun yang mengalami kekeringan pada kemarau kali ini lebih banyak dibanding sebelumnya.

Menurut Kepala BPBD Pemkab Pamekasan Amin Jabir, pada kemarau 2021 jumlah dusun di Pamekasan yang mengalami kekeringan sebanyak 311 dusun, akan tetapi jumlah desa terdampak kekeringan berkurang.

“Pada 2021 desa yang terdampak kekeringan sebanyak 77 desa, saat ini hanya 72 desa,” jelasnya dikutip Antara.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat meluncurkan program ‘Besti Berdering’ di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Sabtu siang menjelaskan, bantuan distribusi air bersih itu merupakan salah satu program yang dilakukan Pemkab Pamekasan.

“Program lain yang kita lakukan adalah pengeboran dan kita lakukan di sejumlah desa terdampak kekeringan yang ada di Pamekasan,” katanya, menjelaskan.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang ikut membantu, seperti TNI dan Polri, serta relawan penanggulangan bencana Pamekasan. (aro)

Tags: jatimkekeringankemaraumaduraMusim Kemarau

Berita Terkait.

Inovasi dari Desa: UMKM Binaan PHI Sulap Potensi Lokal Menjadi Produk Bernilai Tinggi
Nusantara

Inovasi dari Desa: UMKM Binaan PHI Sulap Potensi Lokal Menjadi Produk Bernilai Tinggi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:01
Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Nusantara

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:33
LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi
Nusantara

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:05
Andra-Soni
Nusantara

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:48
karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas di Sumatera dan Kalimantan, BNPB Siaga Penuh Awasi Daerah Rawan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:11

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6818 shares
    Share 2727 Tweet 1705
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1741 shares
    Share 696 Tweet 435
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.