• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Masyarakat Pandeglang Harap Pemerintah Lanjutkan Program BSPS

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 12 November 2021 - 16:14
in Nusantara
program bsps
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten berharap pemerintah melanjutkan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR di tahun depan. Program BSPS atau bedah rumah dinilai mampu mewujudkan hunian layak, meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian sekaligus menjaga kesehatan masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini.

Salah seorang penerima bantuan Program BSPS di Kabupaten Pandeglang, Sariyah (56 tahun) mengaku sangat terbantu dengan program perumahan tersebut. Rumah tempat tinggalnya yang sebelumnya kondisinya tidak layak kini trlah berubah menjadi rumah yang layak huni.

BacaJuga:

Polres Padang Panjang Tahan 3 Truk Sumbu Tiga karena Langgar Pembatasan Operasional

Arus Lalu Lintas di Pati Terkendali Selama Libur Lebaran

Arus Balik Lebaran DIY Diprediksi Dua Gelombang

“Kami harap pemerintah bisa melanjutkan Program BSPS ini. Sebab manfaatnya sangat kami rasakan dan rumah tempat tinggal kami kini lebih layak huni,” ujarnya.

Sariyah yang kini tinggal bersama cucunya di Desa Perdana Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang, Banten sehari-hari hanya bekerja sebagai tukang pijit. Penghasilannya pun tak menentu apalagi di masa pandemi saat ini bahkan dirinya sering tidak memiliki penghasilan sama sekali. Rumah yang ditempati juga termasuk dalam kategori tidak layak huni sehingga perlu mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Dulu rumah saya kondisinya benar-benar nggak layak atau bisa dibilang rombeng. Dindingnya cuma dari bambu, lantai seadanya dan atapnya genteng biasa dan sering bocor. Tapi berkat Program BSPS kini rumah saya jadi bagus dan layak,” katanya.

Baca Juga : Kampung Wisata di Papua Dapat Bantuan Program BSPS Rp1,17 M

Hal senada juga disampaikan oleh Sarkem (60 tahun) bersama suaminya R Bana (77 tahun) warga Kampung Bojen Pasar, Desa Bojen, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang. Mereka yang kini sudah berusia lanjut juga merasa bersyukur bisa mendapatkan Program BSPS dari pemerintah.

“Kami sangat berterimakasih kepada Presiden Joko Widodo dan Kementerian PUPR karena ada Program BSPS ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kalau bisa ya tahun depan Program ini bisa dilanjutkan lagi karena banyak tetangga saya yang juga butuh bantuan ini karena rumahnya banyak yang nggak layak,” katanya.

Sarkem menuturkan, dirinya mendapatkan bantuan Program BSPS senilai Rp20 juta, dengan rincian untuk pembelian bahan material Rp17,5 juta dan Rp2,5 juta untuk upah tukang. Jika dihitung-hitung dana tersebut memang tidak cukup untuk membangun rumah.

Namun dirinya beserta keluarga juga mengumpulkan dana dengan berdagang nasi agar bantuan dari pemerintah tersebut bisa mencukupi untuk pembangunan rumah. Dirinya juga dibantu kiriman dana pembangunan oleh anaknya yang bekerja sebagai TKI di Taiwan sehingga kini rumahnya sudah selesai dibangun.

“Alhamdulillah anak saya yang bekerja sebagai TKI di Taiwan membantu saya dengan mengirimkan dana pembangunan rumah ini. Dana swadaya yang kami kumpulkan secara bertahap Rp150 juta dan dibantu dana dari pemerintah Rp20 juta. Akhirnya rumah kami sudah selesai dibangun danĀ  lebih layak huni,” tandasnya.

Baca Juga : Kementerian PUPR Kolaborasikan Program BSPS dan Kotaku Entaskan Kawasan Kumuh di Banjarmasin

Kepala Desa Perdana Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang Banten. H Ade Sutisna mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki masih banyak warganya yang masih tinggal di rumah yang tidak layak.

“Kami sudah mengusulkan ke Pemda agar warga desa ini bisa menerima bantuan Program BSPS lebih banyak lagi tahun depan. Tahun ini hanya ada 10 KK yang menerima Program BSPS. Jadi kami harap Program ini bisa berlanjut karena memang sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Bojen, Kecamatan Sobang, Pandeglang, Sukardi menyatakan, pihaknya selalu mendorong agar masyarakat bisa tinggal di rumah yang layak huni. Untuk membangun rumah warga yang mendapat Program BSPS, pihaknya juga mengajak warga agar bergotong royong yakni warga yang mampu membantu warga yang kurang mampu.

“Warga kami banyak yang menjadi petani, pedagang dan buruh. Jadi di masa pandemi ini mereka merasa bantuan Program BSPS sangat membantu mereka secara perekonomian maupun kesehatan,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menerangkan, Program BSPS pada dasarnya merupakan stimulan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rumah yang rumahnya tidak layak huni. Dengan dana BSPS tersebut mereka diharapkan berswadaya membangun rumahnya menjadi lebih layak huni.

Sebagai informasi, dari data Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Banten Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Kabupaten Pandeglang mendapat alokasi Program BSPS sebanyak 110 unit dan tersebar di beberapa lokasi antara lain Kecamatan Sukaresmi 10 unit, Sobang 20 unit, Saketi 50 unit, Karangtanjung 15 unit dan Cadasari 15 unit.

Setiap unit rumah penerima Program BSPS mendapatkan bantuan senilai Rp20 juta. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk bahan material bangunan senilai Rp17,5 juta dan upah tukang Rp2,5 juta.

“Kami ingin seluruh masyarakat Indonesia bisa tinggal di rumah yang layak huni. Program BSPS juga kami laksanakanĀ  bersama Pemda dan masyarakat juga didampingi Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Program BSPS,” katanya. (arm)

Tags: Kabupaten PandeglangKementerian PUPRProgram BSPS

Berita Terkait.

Petugas-Polisi
Nusantara

Polres Padang Panjang Tahan 3 Truk Sumbu Tiga karena Langgar Pembatasan Operasional

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:32
Pengaturan-Lalulintas
Nusantara

Arus Lalu Lintas di Pati Terkendali Selama Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:28
GT-Prambanan
Nusantara

Arus Balik Lebaran DIY Diprediksi Dua Gelombang

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:27
Asep-Setia-Budiman
Nusantara

Dinkes Rejang Lebong Sediakan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Pemudik

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:07
Tol-TJ
Nusantara

One Way Arus Balik Lebaran Dimulai Siang Ini dari Tol Kalikangkung

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:44
Tol-Cipali
Nusantara

Arus Balik di Tol Cipali Menuju Jakarta Melonjak Selasa Pagi

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:33

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2671 shares
    Share 1068 Tweet 668
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    702 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.