Nasional

Lima Anggota Polri Selesai Jalani Penempatan Khusus Pelanggaran Etik

INDOPOSCO.ID – Sebanyak lima anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) selesai menjalani masa penetapan khusus (Patsus) terkait pelanggaran etik tidak profesional dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur jenderal (Irjen) Pol. Dedi Prasetyo di Jakarta, Sabtu (10/9), menyebutkan anggota Polri yang selesai menjalankan patsus kembali bertugas ke Pelayanan Markas (Yanma) sesuai surat telegram mutasi yang diterimanya.

“Yang di patsus kalau enggak salah sudah ada yang selesai (menjalankan), kecuali yang tersangka tindak pidana, secara pidananya kan ditahan,” kata dia seperti dikutip dari Antara, Sabtu (10/9).

Baca Juga : Polisi Sita Barang Milik Almarhum Korban Penganiayaan di Ponpes Gontor

Total ada 18 anggota Polri yang menjalani sanksi penempatan khusus dari 35 orang terduga pelanggar. Dari jumlah itu terdapat tujuh orang berstatus tersangka menghalangi penyidikan Brigadir J, dan tiga orang berstatus tersangka pembunuhan Brigadir J.

Mereka yang berstatus tersangka dilakukan penahanan, sedangkan yang melakukan pelanggaran etik dilakukan penempatan khusus di Mako Brimob dan Provos Mabes Polri.

Dedi menyebutkan, lima anggota Polri yang selesai menjalankan Patsus dan balik bertugas sebagai anggota Yanma dengan pengawasan kencang.

“Ditempatkan sesuai dengan putusan (mutasi) di Yanma jadi di bawah pengawasan Yanma dan Propam setiap hari diawasi,” kata Dedi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button