• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mentan Bangun Screen House Genjot Produksi Sayuran Tembus Pasar Modern dan Ekspor

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 29 Desember 2021 - 17:32
in Nasional
mentan

Mentan SYL di sela acara peresmian screen house drip irrigation, Kelompok Wanita Tani Galimpuae di Desa Pising, Kecamatan Donri-Donri, Soppeng, Sulawesi Selatan, Rabu (29/12/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meninjau sekaligus meresmikan 6 screen house di Kabupaten Soppeng serta melepas pengiriman komoditas sayuran ke pasar modern Makassar. Screen house ini merupakan program terobosan Kementerian Pertanian (Kementan) guna membangun pertanian modern dan meningkatkan minat kaum milenial di sektor pertanian sehingga produksi sayur-sayuran meningkat dengan kualitas dan kemasan yang bernilai tambah tinggi hingga menembus pasar modern dan ekspor.

“Kita hadir hari ini untuk menjadikan Soppeng menjadi baik ke depannya dibanding hari ini. Kemajuan sektor pertanian yang lebih tangguh harus disiapkan mulai saat ini. Screen house merupakan salah satu terobosan pembangunan pertanian yang tangguh dengan tantangan adanya perubahan iklim,” demikian dikatakan Mentan SYL pada peresmian screen house drip irrigation, Kelompok Wanita Tani Galimpuae di Desa Pising, Kecamatan Donri-Donri, Soppeng, Sulawesi Selatan bersama Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak, Wakil Bupati Soppeng, Lutfi Halide dan jajaran Eselon I Kementan, Rabu (29/12/2021).

BacaJuga:

Peringatan Hari Anak Nasional, KPAI Soroti Bahaya Candu Digital

HAN 2026, 88 Juta Anak Indonesia Dinilai Terancam Bullying Digital hingga Produk Adiktif

Menjemput Lulusan SD Tidak Masuk SMP di Karangasem Berbekal Hypnoparenting

Mantan Gubernur dua periode ini menegaskan screen house ini adalah modern farm yang menjadi jawaban sektor pertanian bahwa besok itu tidak lagi menunggu iklim itu bagus atau bergantung pada alam untuk menghasilkan pangan dan harapanya tidak ada lagi lahan kritis. Oleh karena itu, pengembangan pertanian melalui digital sistem dengan screen house ini harus dikembangkan semakin maju dengan menghasilkan berbagai komoditas.

Baca Juga : Resmikan Pabrik Pakan di Sidrap, Mentan Dorong Ekosistem Budi Daya dan Usaha Menguntungkan

“Tentunya upaya melalui modern farm ini tetap dengan melakukan pertanian di lapangan bersama penyuluh. Tidak boleh ada lahan yang menganggur di atas 20 hari dan indeks pertanaman bisa 3 sampai 4 kali tanam,” terangnya.

Lebih lanjut SYL menegaskan Kementan siap melakukan apa saja untuk kemajuan pertanian dan petani itu sendiri. Kinerja sektor pertanian selama masa pandemi covid 19 ini menjadi bantalan pertumbuhan ekonomi nasional dan dua tahun terakhir tidak ada impor beras bahkan saat ini Indonesia mememiliki cadangan stok nasional 9 juta ton.

“Oleha karena itu, program perlindungan petani melalui asuransi ini saya sangat mengapresiasinya. Dengan capaian sektor pertanian saat ini, untuk bayar asuransi hingga Rp 16 juta dan Rp 36 juta untu kartu tani itu sah-sah saja kita lakukan dan saya sangat mengapresiasi Bupati Soppeng sudah melangkah jauh seperti itu. Saya berharap ke depan dapat lebih banyak lagi yang kita lakukan untuk kemajuan pertanian dan masyarakat Soppeng,” tegasnya.

Baca Juga : Mentan Minta Produk Perkebunan Indonesia Kuasai Pasar Ekspor Dunia

Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak memberikan apresiasi atas dukungan Kementan yang menjadikan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng tumbuh positif di tengah ancaman dampak pandemi covid 19. Terbukti, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng menunjukkan tren positif sebesar 2,19 persen dan tidak sombong, ini tertinggi di Sulawesi Selatan dan sumbangan terbesar adalah dari sektor pertanian 2,50 persen di tahun 2020.

“Karena itu, Kabupaten Soppeng memiliki program peningkatan ketersediaan pangan berbasis revolusi industri 4.0. Upaya ini sejalan dengan program Kementerian Pertanian yaitu pengembangan dan pemanfaatan screen house berbasis teknologi tinggi sebanyak 6 unit di kabupaten Soppeng,” jelasnya.

“Tujuan screen house untuk meningkatkan kemampuan produksi dan menjaga stabilitas pasokan pangan serta mendorong kelancaran distribusi pangan dan mendukung peningkatan ekspor pertanian,” imbuhnya.

Selain itu, Kasnadi menyebutkan pemerintah Kabupaten Soppeng juga memiliki program perlindungan petani. Hal ini didasari karena usaha di sektor pertanian memiliki resiko dan ketidakpastian yang cukup tinggi, antara lain kegagalan panen yang disebabkan perubahan iklim seperti banjir kekeringan serangan hama dan penyakit serta kecelakaan petani.

“Karena itu, berkat bantuan Kementerian Pertanian yang saat ini memberikan solusi terbaik berupa program asuransi usaha tani yang diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap resiko ketidakpastian dengan menjamin petani mendapatkan modal kerja untuk mendapatkan penggantian dari klaim asuransi,” tuturnya.

“Begitu resiko kecelakaan petani, maka hadir sebuah terobosan kolaborasi dengan BPJS melalui inovasi SUTASOMA (Sistem Perlindungan Petani Soppeng Maju dan Sejahtera,- red). Program ini pertama dilakukan di Sulsel bahkan di Indonesia dalam memberikan perlindungan kepada petani. Asuransi ini betul-betul diprakarsai petani itu sendiri, kita sudah ajarkan petani untuk mandiri sehingga tidak berharap dengan bantuan,” tambah Kasnadi.

Dalam kegiatan ini, Mentan SYL pun melakukan launching SUTASOMA. SYL pun menyerahkan santunan program Jamsostek untuk 3 orang ahli waris dan penyerahan kartu peserta Jamsostek kepada 3 orang penerima. (adv)

Tags: KementanMentan Syahrul Yasin LimpoSayuranScreen House

Berita Terkait.

Game
Nasional

Peringatan Hari Anak Nasional, KPAI Soroti Bahaya Candu Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:48
Siswa
Nasional

HAN 2026, 88 Juta Anak Indonesia Dinilai Terancam Bullying Digital hingga Produk Adiktif

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:27
I-dewa-Gede
Nasional

Menjemput Lulusan SD Tidak Masuk SMP di Karangasem Berbekal Hypnoparenting

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:44
BRIN Kembangkan Katalis Baru, Produksi Bioavtur dari Biomassa Makin Efisien
Nasional

BRIN Kembangkan Katalis Baru, Produksi Bioavtur dari Biomassa Makin Efisien

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:03
Izin
Nasional

Bea Cukai Terbitkan Izin Toko Bebas Bea untuk PT Eco Prima

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:42
Kemendikdasmen Kukuhkan Duta Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif
Nasional

Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian Ekraf Berkomitmen Ciptakan Ruang Kreatif Aman dan Ramah Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:02

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3192 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    987 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2802 shares
    Share 1121 Tweet 701
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.