Nasional

Ini Serangkaian Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Daerah

INDOPOSCO.ID – Sinergi pemanfaatan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) terus dijalankan antara pemerintah daerah dan Bea Cukai. Di tahun 2021 ini, alokasi DBHCHT dialokasikan dengan porsi sebesar 50% untuk bidang kesejahteraan masyarakat, 25% bidang kesehatan, dan 25% untuk penegakan hukum.

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman Hermansjah memaparkan pemanfaatan DBHCHT untuk masing-masing bidang sesuai dengan alokasinya. “Penggunaan DBHCHT di bidang kesejahteraan masyarakat di 2021 terdiri atas program pemberdayaan buruh tani tembakau dan rokok serta pelatihan keterampilan petani di beberapa daerah penerima dana seperti Blitar, Gresik, dan Pemalang,” ujarnya.

Selain itu, penggunaan DBHCHT juga mendanai program peningkatan kualitas bahan baku, pupuk dan sarana prasarana yang ditujukan kepada para buruh pabrik di sejumlah daerah seperti di Tulungagung dan Sidoarjo.

Aliran dana juga tidak hanya terbatas pada peningkatan kemampuan dan sarana prasana petani, namun juga berupa pemberian bantuan langsung tunai (BLT) bagi buruh rokok dan tembakau di bebrapa daerah seperti di Pamekasan, Blitar, Batang, dan Gresik dengan kisaran 300 s.d. 500 ribu rupiah per bulan yang diterima oleh para buruh dari bulan Mei hingga Desember 2021.

Baca Juga : Bea Cukai Gencarkan Edukasi Terkait Kepabeanan Lewat Sosialisasi

DBHCHT juga dimanfaatkan di bidang kesehatan. “Pemanfaatan untuk menunjang sarana dan prasarana kesehatan daerah seperti pembelian X-Ray pasien Covid 19 di Blitar, pembelian oksigen generator di RSUD Loekmono Hadi di Kudus dan penyedian obat-obatan, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai (BMHP) di beberapa Puskesmas,” ujar Firman.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button