• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tak Lelah Bantu Korban, Kali Ini Mensos Datangi Banjir Bandang di Garut

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 30 November 2021 - 14:15
in Nasional
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meninjau korban banjir bandang Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (29/11/2021) malam. Foto : Kemensos

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meninjau korban banjir bandang Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (29/11/2021) malam. Foto : Kemensos

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini tampaknya tak lelah membantu korban bencana. Di hari libur akhir pekan pun, Risma, sapaan Tri Rismaharini tetap melakukan aktivitas kunjungan kerja sampai pada Senin (29/11/2021) malam.

Dimulai pada Minggu (28/11/2021) di Jember dan Malang, Jawa Timur (Jatim), Mensos kemudian bergerak menuju Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) pada sore harinya. Dan Senin (29/11/2021) malam, Mensos telah tiba di Kabupaten Garut, Jabar untuk melihat dari dekat dampak bencana banjir bandang.

BacaJuga:

Kolaborasi Jadi Kunci, UMKM Pertanian Didorong Lebih Kompetitif

Demi Efek Jera, Bareskrim Pastikan Bakal Miskinkan Bandar Narkoba Koko Erwin

Menteri Kanada Terharu Menonton Film tentang Kartini

Di lokasi banjir bandang Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Risma langsung menuju titik bencana di tepi Sungai Ciloa. Didampingi Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Kadinsos Garut Ade Hendarsyah dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Mensos menyaksikan rumah warga yang rusak diterjang banjir bandang.

Baca Juga : Kemensos Salurkan Bantuan untuk Penyandang Disabilitas di Bangli

Di tepi Sungai Ciloa, Risma dan jajaran pejabat daerah tersebut mendiskusikan tentang bagaimana mengantisipasi bencana susulan yang berpotensi masih akan terjadi. Antisipasi diperlukan untuk mengurangi kerugian sebagai dampak bencana baik jiwa maupun materi.

“Ya nauzubillah , jangan sampai ada bencana susulan. Tapi kita tetap wajib mengantisipasi bila itu terjadi. Ada beberapa titik di sini yang bila bencana susulan dikhawatirkan akses warga akan terputus. Untuk itu, kami akan dirikan lumbung sosial,” kata Mensos di lokasi banjir, Senin (29/11/2021).

RIsma menyatakan, lumbung sosial diperlukan untuk memastikan masyarakat di lokasi bencana tetap bisa mengakses kebutuhan dasar –meskipun akses transportasi terputus. Dalam lumbung sosial tidak hanya diisi kebutuhan pokok seperti beras dan bahan makanan lain, namun bisa juga genset, tenda, kebutuhan dapur, perahu karet, BBM, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Berbincang Tertutup, Mensos Risma Semangati Anak Korban Pelecehan di Malang

“Jadi isinya tidak hanya kebutuhan pokok. Tapi juga ada peralatan yang diperlukan masyarakat untuk menunjang kehidupannya dalam kondisi bencana,” kata Mensos. Lumbung sosial sudah berjalan di beberapa kawasan bencana di tanah air.

Di Kabupaten Garut titik koordinat lumbung sosial masih akan dikaji lebih dalam oleh pemerintah daerah (pemda). “Untuk lokasinya nanti ditentukan oleh kepala desa atau aparat setempat. Karena mereka yang paling tahu kondisi di lapangan,” tandasnya.

Pada prinsipnya, Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan akan memberikan dukungan kepada pemerintah daerah (pemda) setempat untuk menanggulangi dampak bencana. “Kami memberikan dukungan sepenuhnya. Kalau logistik di lumbung sosial habis, buat berita acara nanti akan diisi kembali,” kata Mensos.
Dalam kunjungannya kali ini Mensos banyak berinteraksi dengan Tagana setempat mengenai bantuan apa yang sudah diberikan dan kronologis kejadiannya seperti apa. Mensos juga berdialog dengan Kades Mekarwangi, Iwan Sutiawan dan warga mengenai hal-hal apa saja yang ingin disampaikan.

Dari tepi Sungai Ciloa, Risma bergeser menuju lokasi pengungsian. Dalam kesempatan bertemu dengan warga khususnya anak-anak, Mensos langsung membagikan bantuan berupa makanan anak, dan paket sembako untuk ibu hamil, serta lansia.

Untuk membantu warga terdampak banjir, Kemensos menyalurkan bantuan logistik dari Gudang Dinas Sosial Jawa Barat (Jabar) berupa beras reguler sebanyak satu ton, tenda gulung merah sebanyak 20 lembar, kasur merah sebanyak 30 lembar, kids ware 30 paket, food ware 30 paket, peralatan dapur keluarga 30 paket. Total bantuan Kemensos dari Gudang Dinsos Jabar senilai Rp76.797.230.

Berikutnya bantuan Kemensos untuk mendukung pelayanan dapur umun di dua titik dapur umum (sesuai dengan kebutuhan) dan bantuan sembako 200 paket dengan total bantuan Rp40.000.000.

Dari Balai Tan Miyat Bekasi memberikan bantuan berupa alat bantu dengar satu unit, snack anak-anak 200 paket, mainan anak 72 pak, perlengkapan sekolah untuk anak yatim, piatu dan yatim piatu (YAPI) korban Covid tiga paket, dan kebutuhan nutrisi balita YAPI korban Covid sebanyak satu paket.

Tim Kemensos bersama Dinsos Jabar, Dinsos Kabupaten Garut serta Tagana membuka layanan Dapur Umum dengan total produksi 2.000 nasi bungkus/hari. Nasi siap santap disalurkan ke pengungsi dan masyarakat terdampak di wilayah Kecamatan Sukawening dan Kecamatan Karangtengah.

Banjir bandang disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kabupaten Garut pada Sabtu (27/11/2021), sejak siang sampai dengan sore hari. Banjir bandang, terutama karena luapan Sungai Ciloa melanda wilayah Kecamatan Karang Tengah yakni Desa Cintamanik, Desa Cinta, dan Desa Caringin. Ikut terdampak juga Kecamatan Sukawening yakni Desa Sukawening, Desa Sukamukti, Desa Mekarwangi, dan Desa Sukawangi. (dan)

Tags: banjirbantuanGarutjabarkemensosMensosrisma

Berita Terkait.

umkm
Nasional

Kolaborasi Jadi Kunci, UMKM Pertanian Didorong Lebih Kompetitif

Jumat, 24 April 2026 - 23:03
erwin
Nasional

Demi Efek Jera, Bareskrim Pastikan Bakal Miskinkan Bandar Narkoba Koko Erwin

Jumat, 24 April 2026 - 22:02
ottawa
Nasional

Menteri Kanada Terharu Menonton Film tentang Kartini

Jumat, 24 April 2026 - 21:11
KPK
Nasional

KPK Ultimatum PIHK yang Belum Kembalikan Aliran Dana Kuota Haji

Jumat, 24 April 2026 - 14:44
Pemeriksaan
Nasional

Tekan AKI dan Stunting, BCA Hadirkan Teknologi Deteksi Preeklamsia di Puskesmas

Jumat, 24 April 2026 - 13:03
FieldGIG
Nasional

Kolaborasi Tak Biasa, FieldGIG x Hangtuah Jakarta Bawa Teknologi ke Garda Depan Pangan

Jumat, 24 April 2026 - 12:22

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1345 shares
    Share 538 Tweet 336
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    836 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.