Nasional

Kasus Korupsi Bupati HSU, KPK Kembali Periksa 12 Saksi

INDOPOSCO.ID -Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa 12 saksi untuk melangkapi berkas perkara tersangka Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel), Abdul Wahid (AW).

“Hari ini (24/11/2021) pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi (TPK) terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel tahun 2021-2022, untuk tersangka AW,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Rabu (24/11/2021).

Ali menyebutkan, para saksi yang diperiksa di Polres Hulu Sungai Utara, yakni Sulaiman Alias Haji Sulai, kontraktor (pemilik CV Berkat Mulia); Wahyu Dani Penanggung Jawab PT Haida Sari, PT Sarana Bina Bersama, PT Harapan Cipta, CV Analisis dan CV Ferina; Dewi Septiani, Kasubag Kepegawaian RSUD Pambalah; Ratna Dewi Yanti, Konsultan Pengawas Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Rawa (DIR) Banjang Desa Karias Dalam Kecamatan Banjang; Heru Wahyuni, pensiunan PNS (mantan Plt. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Hulu Sungai Utara); Dewi Yunianti, Dokter RSUD Pambalah Amuntai.

Baca Juga : KPK Kembali Periksa 14 Saksi Dalami Aliran Uang ke Bupati HSU

Selain itu, Yuli Hartawan, Dinas Pertanian; Handi Rizali, Inspektorat; Muhammad Yusri, Badan Kepegawaian Daerah (BKD); Muhammad Taufiq, Dinas Perindagkop; Jumadi, Satpol PP dan Danu Fotohena, Dinas Kesehatan.

Sebelumnya KPK telah secara resmi menetapkan tersangka Bupati Hulu Sungai Utara, Kalsel, Abdul Wahid (AW), Kamis (18/11/2021).

Tersangka Abdul Wahid, selaku Bupati Hulu Sungai Utara untuk 2 periode (2012- 2017 dan 2017- 2022) pada awal tahun 2019, menunjuk MK (Maliki) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRP (Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan) Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Diduga ada penyerahan sejumlah uang oleh Maliki untuk menduduki jabatan tersebut karena sebelumnya telah ada permintaan oleh tersangka Abdul Wahid.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button