Nasional

Kewenangan Besar, Pengamat Nilai Sulit Cara Hentikan Oknum DPR Korupsi

INDOPOSCO.ID – Kasus korupsi kembali mencuat usia Aziz Syamsuddin ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lagi-lagi, refresentasi dari wakil rakyat menyalahgunakan kewenangan demi memperkaya diri.

Kasus ini sudah kesekian kalinya, anggota lembaga rakyat ditangkap karena maling duit rakyat. Bahkan, setiap dalam satu periodesasi kerjanya, selalu ada saj anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang ditangkap akibat korupsi.

Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, DPR memiliki kewenagan besar dalam fungsi kerjanya. Hal itu dinilai dijadikan kesempatan untuk melakukan tindakan yang menggarong uang rakyat.

Menurutnya, fungsi legislasi, pengawasan, dan budgeting sangat berpotensi untuk mengutak-ngatik anggaran yang ada di mitra kerja.

“Kenapa meraka banyak terjerat, karena mereka memiliki kewenagan besar terkait hak budgeting. Yang paling mengerikan hak budgeting ini, karena kementerian tidak bisa di acc kalau tidak disetujui di DPR. Ini memungkinkan mereka bermain mata, korupsi di wilayah itu, khususnya mereka di Banggar itu,” katanya saat dihubungi, Minggu (26/9/2021).

Ia menyatakan, anggota DPR yang tidak kuat iman dan integritasnya, pasti terperangkap dalam jurang korupsi. Mengingat, tidak ada lembaga yang memiliki fungsi untuk mengawasi lembaga wakil rakyat itu.

“Nggak ada bang, nggak ada yang mengawasi DPR. Dengan memiliki kewenagan besar yang dimiliki DPR, mereka seenaknya menganggar sesuatu lalau mereka patgulipat, menggarong. Kewenangannya ada, kesempatannya ada,” ujarnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button