• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Antisipasi Omicron, DKI Terapkan Micro Lockdown

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 10 Januari 2022 - 15:52
in Megapolitan
Pemprov DKI

-

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID-Pemprov DKI Jakarta melakukan penerapan penguncian wilayah berskala mikro atau “micro lockdown” di beberapa lokasi di ibu kota menyusul peningkatan kasus positif COVID-19 varian Omicron.

“Dari wilayah diterapkan ‘micro lockdown’ yang dikelola pimpinan setempat dan masyarakat disana,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia di Jakarta, Senin.

BacaJuga:

Kuliner Ikonik Lebaran Betawi

Libur Lebaran, Pengunjung Ancol Tembus 35 Ribu Orang dalam Sehari

Rumah Ditinggal Mudik, Polisi Patroli Permukiman di Jakarta Barat

Namun, Dwi tidak memberikan detail berapa lokasi di DKI yang sudah menerapkan pembatasan skala mikro tersebut. Lokasi dengan kasus positif COVID-19 banyak dan bersamaan akan menerapkan “micro lockdown”.

Sebelumnya, sebanyak 36 orang warga di Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, ditemukan terpapar COVID-19. “Dari 36 orang tersebut, satu orang berinisial R, terpapar varian baru Omicron,” katanya.

Baca Juga : Jika Penyebaran Covid Naik Signifikan, DKI Akan Tutup Sekolah 15 Hari

Menurut Dwi Oktavia, R diperkirakan terpapar dari transmisi lokal karena tidak ada riwayat melakukan perjalanan luar negeri. “Transmisi lokal, tapi bisa jadi ibu R ini tertular dari orang lain yang tidak diketahui, karena mungkin gejalanya ringan jadi tidak disadari sumber penularannya,” ucapnya.

Sedangkan dari 36 orang itu, lanjut dia, juga ada warga yang sedang hamil. Saat ini, lanjut dia, 36 orang tersebut sudah menjalani isolasi dan mayoritas berada di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.

Dwi menambahkan, pada awal Desember 2021, R bersama tetangga di sekitar lingkungan rumah di salah satu RT di Krukut itu bepergian ke luar Jakarta. Namun, R, baru mengalami sakit pada minggu terakhir Desember 2021.

“Bisa jadi dia (R) sebenarnya ketularan dari orang lain yang ada di lingkungannya yang tidak terdeteksi. Karena, kalau Omicron itu gejala mayoritasnya ringan, tidak menyadari. Itu susahnya Omicron, tidak ngeh bahwa dia COVID,” ucapnya.

Pemprov DKI Jakarta mencatat hingga 9 Januari 2022, total kasus positif aktif COVID-19 yang dirawat dan diisolasi mencapai 1.885 orang terdiri dari 1.415 pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) atau 75,1 persen dan sisanya 470 orang non PPLN.

Dari jumlah kasus positif aktif itu, sebanyak 407 di antaranya kasus positif varian Omicron dengan rincian PPLN sebanyak 350 orang atau 86 persen dan 57 orang lainnya transmisi lokal. (bro)

Tags: dkilockdownOmicronPemprov DKI

Berita Terkait.

Kuliner Ikonik Lebaran Betawi
Megapolitan

Kuliner Ikonik Lebaran Betawi

Senin, 23 Maret 2026 - 00:21
Libur Lebaran, Pengunjung Ancol Tembus 35 Ribu Orang dalam Sehari
Megapolitan

Libur Lebaran, Pengunjung Ancol Tembus 35 Ribu Orang dalam Sehari

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:05
Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Tarif Rp1
Megapolitan

Rumah Ditinggal Mudik, Polisi Patroli Permukiman di Jakarta Barat

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:21
Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Tarif Rp1
Megapolitan

Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Tarif Rp1

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:55
Duka H+1 Lebaran: 696 Warga Jaktim Masih Bertahan di Pengungsian
Megapolitan

Duka H+1 Lebaran: 696 Warga Jaktim Masih Bertahan di Pengungsian

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:03
Pengunjung Ancol Diprediksi Tembus 40 Ribu Orang pada H+1 Lebaran 2026
Megapolitan

Pengunjung Ancol Diprediksi Tembus 40 Ribu Orang pada H+1 Lebaran 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:02

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.