Megapolitan

Jika Ketahuan untuk Beli Rokok, Bansos Dicabut

INDOPOSCO.ID – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengancam akan mencabut bantuan sosial tunai (BST) apabila menemukan warga yang menyalahgunakan peruntukannya seperti untuk membeli rokok.

“Kalau ini yang terjadi (penyalahgunaan), bisa saja nanti kita ambil satu kebijakan, umpamanya kita tangguhkan atau kita berhentikan bantuannya bagi mereka yang tidak menggunakan BST sesuai dengan sasaran yang disepakati,” kata Riza seperti dilansir Antara dalam diskusi virtual di Jakarta, Rabu (10/3/2021).

Politikus Gerindra tersebut meminta agar anggota keluarga ikut serta mengawasi penggunaan bansos tunai dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Makanya kita umumkan ini, sehingga keluarga tahu oh bapak terima uang atau ibu terima Rp300 ribu. Sehingga digunakan untuk kepentingan bersama di rumah untuk sembako,” ucap dia.

Dalam program BST, warga penerima manfaat mendapat bantuan tunai sebesar Rp300 ribu per keluarga per bulan selama empat bulan, penyaluran dana program BST dilakukan oleh Pemprov DKI melalui Bank DKI, sementara pemerintah pusat lewat PT Pos Indonesia.

Pada berbagai kesempatan Wagub DKI Riza Patria kerap mengingatkan warga memakai uang BST untuk membeli kebutuhan sembako sehari-hari. Ia mengakui memang tidak mudah mengawasi agar masyarakat tak menggunakan bantuan itu untuk keperluan lain yang tidak bersifat pokok.

“Karenanya kami harap ada kesadaran di masyarakat penerima BST untuk membelanjakan BST bagi kepentingan sembako. Tidak boleh untuk beli rokok, apa lagi minuman keras dan lain-lain. Kami minta semua peduli dan konsisten,” ucapnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button