Headline

Vaksin Merah Putih Awali Langkah Besar RI di Industri Farmasi

INDOPOSCO.ID – Peneliti dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dominic Husada mengatakan penelitian fase akhir Vaksin Merah Putih akan mengawali langkah besar Indonesia dalam industri farmasi dalam negeri di hari Kemerdekaan RI.

“Di Indonesia belum pernah bikin vaksin yang total Indonesia, 100 persen vaksin belum pernah dibuat. Vaksin Merah Putih akan jadi yang pertama, seandainya memberi hasil yang baik,” kata Peneliti Utama Vaksin Merah Putih Unair Dominic Husada seperti dikutip Antara, Rabu (17/8/2022).

Dikatakan vaksin yang diteliti oleh tim dari Unair bekerja sama dengan PT Biotis sejak 12 Mei 2020. Hingga saat ini, prosesnya telah memasuki uji klinik fase 3 berupa injeksi kedua pada 4.005 subjek manusia.

Berita Terkait

Baca Juga : Mendorong Kemandirian Farmasi dan Alkes Dalam Negeri

Menurutnya virus Vaksin Merah Putih didapat dari pasien dari rumah sakit (RS) di Surabaya, dikerjakan di Laboratorium Unair oleh tim Prof Fedik Abdul Rantam hingga jadi kandidat vaksin. Setelah itu, dilakukan serangkaian tes tambahan di laboratorium Surabaya dan Bogor serta dites pada hewan di Surabaya dan pada manusia.

“Dari bentuk virus sampai jadi vaksin dikerjakan di Indonesia, oleh orang Indonesia, untuk orang Indonesia,” katanya.

Dalam semangat Kemerdekaan RI hari ini, kata dia, Vaksin Merah Putih jadi berharga bagi kalangan tim peneliti untuk dipersembahkan kepada bangsa. “Walau tidak sebagus vaksin Pfizer (impor), yang penting kami telah memulai langkah besar,” katanya.

Menurut dia perjalanan penelitian vaksin Covid-19 Merah Putih tak selalu berjalan mulus. Misalnya saat tim peneliti diharuskan melibatkan 4.005 subjek penelitian pada manusia dengan persyaratan seluruhnya belum pernah terinfeksi Covid-19 maupun memperoleh vaksinasi Covid-19 program pemerintah.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button