Headline

Dipaksa Ngaku, Empat Tersangka Begal Praperadilankan Polres Bekasi

INDOPOSCO.ID – Kuasa hukum 4 tersangka begal di Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, bernama samaran MF, MR, RA, dan AR mengajukan praperadilan kepada Pengadilan Negeri Cikarang dengan petitum permohonan pembatalan status tersangka karena dikira tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Kuasa hukum tersangka Sahroji dan Muhammad Fauzyi menyatakan keempat orang yang dijadikan tersangka oleh Kepolisian Sektor Tambelang Polres Metro Bekasi diprediksi korban salah tangkap. Dugaan itu berdasarkan bukti rekaman video kamera pengawas, serta surat perpanjangan penangkapan.

“Pengakuan keempat tersangka kepada keluarga dan tim pengacara mereka dipaksa dan dianiaya untuk mengakui pembegalan yang dituduhkan oleh Pelapor dan Oknum Anggota Unit 3 Jatanras Polres Metro Bekasi dan Oknum Anggota Reskrim Polsek Tambelang,” ungkap kuasa hukum tersangka pada keterangan tertulis yang diterima ANTARA, Jumat.

Atas hal tersebut pula pemberi kuasa melalui tim pengacara telah mengajukan upaya hukum Praperadilan di Pengadilan Negeri Cikarang yang teregistrasi dengan Nomor 882/Leg.Srt Kuasa Advokat/Insidentil/2021/PN.Ckr.

“Dengan materi gugatan Praperadilan, yakni kesalahan prosedur dari mulai penangkapan, penetapan tersangka, penahanan tersangka, hingga penyitaan barang bukti (tidak sesuai),” tulis mereka.

Di sisi lain, Kepolisian Sektor Tambelang memastikan proses hukum pada kasus pencurian dengan kekerasan itu telah sesuai aturan. Kasus itu pun sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Tambelang Ajun Komisaris Miken Fendriyati menerangkan pihaknya sudah bekerja secara handal dan sesuai aturan. Maka dari itu kasus begal yang terjadi wilayah ketetapannya itu sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

Miken mengatakan setiap orang berkuasa mengajukan upaya hukum termasuk pra peradilan tetapi upaya tersebut tidak bisa mencegah proses hukum yang berjalan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button