Wow Atlet Indonesia Berkibar di Kejuaraan Dunia Panahan Berkuda di Iran

INDOPOSCO.ID – Atlet panahan berkuda Indonesia Muhammad Yahya Ayyas berhasil meraih juara ketiga kategori Qabaq atau Turkish Style dan meraih peringkat tujuh untuk kategori umum pada ajang The 2nd Silk Road Cyp & The 16th World Horseback Archery Championship di Teheran, Iran.
Yahya mengatakan, kemenangan ini dipersembahkan untuk Indonesia serta teman- teman dari komunitasnya, kementerian, teman-teman yang sudah membantu serta orang tuanya yang turut memberikan dukungan.
“Kemenangan ini saya persembahkan pertama karena saya membawa nama bangsa Indonesia, untuk Indonesia, kemudian teman-teman dari komunitas saya, dari kementerian, dari teman-teman semua yang membantu di situ, untuk orang tua saya yang support saya,” ucapnya.
Pada kompetisi ini, Yahya yang menunggangi kuda bernama Khorramshahr, berhasil melepaskan anak panah pada dua target yang ditentukan.
Kedua target itu berada di sisi bawah serta atas dengan posisi atlet menunggangi kuda di lintasi track sepanjang 99 meter. dia berhasil mengumpulkan total poin 17,870 sehingga menempatkannya berada di posisi ketiga.
Di perlombaan itu, atlet harus selalu menggunakan busana yang mewakili budaya kampung halaman atlet. Muhammad Yahya Ayyas saat di Iran mengenakan seragam barisan Pinilih Kasatriyan Dalem Suryenglaga, pakaian salah satu pasukannya Pangerang Diponegoro.
Pakaian itu dipilih bukannya tanpa alasan. Dia mengatakan pasukan Pangeran Diponegoro antara lain terkenal dengan kemampuannya berkuda serta memanah, dan terinspirasi pasukan Ottoman Turki.
“Jadi ada jejak perjuangan di pakaian yang saya pakai, semangatnya juga beda pada saat saya pakai untuk ikut perlombaan. Tidak hanya itu pada saat dipakai untuk perlombaan, cukup nyaman juga,” ucap Yahya yang juga merupakan pemilik Johnsto Stable Jogja melalui keterangan tertulis dilansir Antara, Sabtu (2/10/2021).
Pada perlombaan di Iran, digelar 3 kategori, yaitu Korean Style, Qabaq/Kabak style atau Turkish Style serta Kassai Track. Pemuda berusia 20 tahun asal Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah, itu, merebut juara 3 di Qabaq/Kabak style atau Turkish Style.
Kejuaraan The 2nd Silk Road Cup & The 16th World Horseback Archery Championship ini digelar di kota Teheran, Iran yang sudah rampung dilaksanakan pada 18-21 September 2021 lalu. (mg2)