• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Waduh, Kawasan DKI Masih Ada yang Belum Terakses Internet

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 1 Oktober 2021 - 23:49
in Headline
Ketua Umum APJII periode 2021-2024 Muhammad Arif Angga memberikan suara pada Musyawarah Nasional (Munas) XI APJII di Jakarta, Rabu (29/9/2021). Foto : Antara/HO-APJII

Ketua Umum APJII periode 2021-2024 Muhammad Arif Angga memberikan suara pada Musyawarah Nasional (Munas) XI APJII di Jakarta, Rabu (29/9/2021). Foto : Antara/HO-APJII

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah kemudahan akses internet di Jakarta, masih ada wilayah di Jakarta yang belum terjangkau jaringan internet, kata pengurus Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). “Tapi jumlahnya tak besar,” ucap Ketua Umum APJII Muhammad Arif Angga di Jakarta, Jumat (1/10/2021).

Dalam data APJII yang dikumpulkan tahun lalu, masih ada beberapa wilayah di Jakarta yang belum terjangkau.” Saat ini ada sekitar 95 persen lebih wilayah yang telah ada layanan broadband cukup baik,” tuturnya.

BacaJuga:

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Meski begitu, ia beriktikad saat ini kondisi keterjangkauan internet tersebut sudah semakin tinggi bersamaan dengan berbagai program yang dicanangkan pemprov seperti JakWifi, di sisi banyaknya penyedia layanan internet Internet Service Provider (ISP).

“Kalau lihat data APJII, di Jakarta ada 250 dari 750 ISP anggota APJII berkantor atau beroperasi di Jabodetabek. Saya pikir untuk Jakarta termasuk sudah mudah diakses,” ujar Arif.

Perihal tersebut berlainan dengan kondisi lainnya di Indonesia yang secara keseluruhan hanya bisa terjangkau oleh internet. Bagi data APJII, saat ini keterjangkauan internet masih 15 persen.

Karena itu, dalam Musyawarah Nasional (Munas) XI APJII yang telah memilah kepengurusan baru rentang waktu 2021-2024 dengan dipimpin oleh Ketua Umum APJII Muhammad Arif Angga, APJII akan menekankan penekanan internet di seluruh pelosok daerah Indonesia sebagai salah satu program dan konsep kerja di rentang waktu ini.

Kebutuhan internet luar biasa, namun di (Indonesia) timur, bahkan di Jawa pun, masih ada yang belum terlayani dengan baik. “Itu misi kami ke depan. Kami ingin mengedukasi para ISP untuk terus mengembangkan sayap ke daerah yang belum terjangkau,” tandasnya.

Angga juga mengatakan bahwa kecepatan internet di Indonesia tidak bisa dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Singapura. Dengan kondisi geografis berupa kepulauan, mendorong kecepatan internet menjadi tantangan tersendiri.

“Kami lebih memilih penetrasi (internet) dan penyebaran lebih luas lagi sehingga masyarakat bisa melek digital dan hal ini juga butuh dorongan pemerintah,” ungkapnya.

Penekanan internet yang lebih luas, tutur ia, juga berkorelasi dengan literasi digital. Percuma bila konten digital bagus, namun koneksi internetnya tidak ada.

Angga juga mengetahui bahwa banyak penyedia layanan internet yang hanya bekerja di daerah perkotaan. Mereka masih sungkan menjangkau daerah pelosok yang sedikit populasinya.

“Di sinilah, saya ingin pemerintah bisa memberikan insentif agar memacu ISP bisa melayani wilayah yang belum terjangkau,” ujarnya.

Terkait dengan keberadaan ISP ilegal, Angga tak menutup mata dengan fakta tersebut di lapangan, anggota APJII mencapai 700 perusahaan, sementara ISP ilegal bisa mencapai puluhan ribu.

Namun tidak bisa dimungkiri bahwa mereka juga menjadi ujung tombak penetrasi internet. ?Di situlah kami ingin mengedukasi agar mereka sebagai ISP terdaftar di Kementerian Kominfo. Kalau (beroperasi) ugal-ugalan, kan, yang dirugikan masyarakat,” kata Angga dilansir Antara.

Tidak hanya penekanan internet, Angga juga mengatakan, APJII akan mendorong penggunaan protokol internet (IP) tipe 6 di Indonesia secara lebih padat lagi sehubungan dengan ketersediaan IPv4 semakin sedikit.

Selanjutnya, perihal yang akan didorong APJII ke depan yakni penggunaan Indonesia Internet Exchange (IIX) yang diharapkan bisa semakin berkembang lebih besar lagi. (mg4)

Tags: internetjaringanwifi

Berita Terkait.

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta
Headline

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:31
Rupiah
Headline

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:13
Basarnas
Headline

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:52
Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Headline

Banjir di Jakarta Meluas, 55 RT Terendam

Senin, 4 Mei 2026 - 23:33
Pesawat
Headline

Inflasi April 2026 Tembus 0,13 Persen, Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05
kereta
Headline

Bekasi Train Collision Case: Police Question Additional Witnesses from KAI

Senin, 4 Mei 2026 - 11:52

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3687 shares
    Share 1475 Tweet 922
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.