• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Lonjakan Harga Gila-gilaan, Investor Jadi Tertarik Kripto

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 28 April 2021 - 12:11
in Headline
Ilustrasi - Mata uang kripto, Bitcoin. Foto: Antara/Shutterstock/am

Ilustrasi - Mata uang kripto, Bitcoin. Foto: Antara/Shutterstock/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Head of Center of Innovation and Digital Economy Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menilai lonjakan harga yang gila-gilaan menjadi salah satu faktor utama yang membuat investor melirik mata uang kripto atau cryptocurrency.

“Peningkatan harga yang gila-gilaan di salah satu mata uang kripto selama beberapa minggu terakhir lumayan mendorong orang masuk investasi kripto. Prinsip take the profit. Kedua, investor juga mungkin butuh alternatif baru setelah pasar saham,” ujar Nailul saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu (28/4/2021).

BacaJuga:

Polri Mutasi 1.121 Personel, Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya Berganti

Gempa Dahsyat Guncang Venezuela: 164 Meninggal, Hampir 1.000 Orang Luka-luka

3 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Koalisi Sipil Tolak Pendekatan Militerisme

Nailul menjelaskan, secara definisi sederhananya mata uang kripto adalah sebuah “komoditas lunak” yang bisa digunakan untuk transaksi serta investasi.

Namun demikian, di Indonesia baru bisa digunakan untuk investasi melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Sedangkan untuk transaksi, belum memperoleh izin dari lembaga instansi terkait.

Investasi kripto sendiri sebenarnya sudah lama ada di tingkat global. Bahkan nilai Bitcoin, salah satu mata uang kripto, mampu melesat dengan pertumbuhan per tahun bisa mencapai 77 persen per tahun.

Jadi, lanjut Nailul, investasi kripto merupakan salah satu alternatif investasi yang paling potensial mendatangkan keuntungan. Pertumbuhan harga uang kripto pun tidak main-main dengan peningkatan mencapai 100 persen lebih hanya dalam hitungan hari.

Salah satu contohnya Dogecoin yang melesat setelah pendiri dan CEO Tesla Elon Musk “mengiklankan” di media sosialnya. Sejak awal tahun ini, harga mata uang kripto berlogo anjing Shiba Inu itu telah naik ribuan persen.

“Dilihat dari demografi investor kita saat ini lebih banyak diisi oleh investor muda milenial yang memang “risk lover”. Mereka memang mengincar keuntungan. Nah bitcoin ini menawarkan keuntungan yang besar namun memang risikonya juga besar. Maka kripto menjadi alternatif investasi saat ini yang sangat digemari,” kata Nailul.

Terkait dengan wacana pembentukan bursa aset kripto di Tanah Air, Nailul menilai hal tersebut merupakan langkah yang bagus karena akan memudahkan transaksi investasi dan memberikan jaminan keamanan dalam bertransaksi bagi investor.

“Tentunya harus dibarengi dengan edukasi mata uang kripto terutama tentang risiko dari investasi ini. Adanya bursa kripto akan menjadi motor utama edukasi mata uang kripto ini selain penjual resmi dan Bappebti,” ujar Nailul.

Nailul menambahkan, akan ada masa turun animo masyarakat terhadap mata uang kripto ketika harganya sudah mencapai “peak” alias puncaknya, namun setelah itu bisa naik lagi dengan lebih cepat. Terlebih perkembangan teknologi makin kencang dan bermunculan mata uang kripto lainnya.

“Terlebih jika nantinya mata uang kripto ini bisa digunakan sebagai alat tukar, maka semakin menjadi alat investasi yang menggiurkan. Maka Bank Indonesia berencana untuk membuat digital currency sendiri. Bagus supaya kita tidak tertinggal dari negara lain yang mulai membuat digital currency masing-masing,” kata Nailul.

Menurut Nailul, mata uang kripto menyasar segmen generasi milenial dan generasi Z dengan kelas pendapatan menengah ke atas. Generasi milenial adalah mereka yang lahir pada tahun 1981-1996, sedangkan generasi Z lahir pada 1997-2012.

Ia pun memberikan sedikit tips bagi masyarakat yang tertarik untuk menjajal investasi di mata uang kripto.

“Kalau saya saranin yaitu lihat market cap dan valuasi dari perusahaan digital pencipta mata uang kriptonya. Mata uang kripto ini kan kasat mata ya bentuknya, jadi tidak bisa diukur oleh kinerja seperti pasar saham biasanya. Kedua, lihat backing value-nya dari mata uang ini. Jadi misalnya kalau Bitcoin pakai energy, kalau DCEP, mata uang kripto China, pakai RMB,” ujar Nailul. (bro)

Tags: cryptocurrencyIndefmata uang kripto

Berita Terkait.

Trunoyudo
Headline

Polri Mutasi 1.121 Personel, Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya Berganti

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:02
gempa
Headline

Gempa Dahsyat Guncang Venezuela: 164 Meninggal, Hampir 1.000 Orang Luka-luka

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:03
sppi
Headline

3 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Koalisi Sipil Tolak Pendekatan Militerisme

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:35
bowo
Headline

Di Balik Seruan “Indonesia Bangkit”, Pengamat Nilai Prabowo Sedang Membaca Kegelisahan Publik

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:17
soni
Headline

Ditolak Kejagung, Sony Sonjaya Ajukan JC ke LPSK

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:02
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Klaim Kantongi Bukti Valid Keterlibatan 41 Nama
Headline

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Klaim Kantongi Bukti Valid Keterlibatan 41 Nama

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:15

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1694 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1653 shares
    Share 661 Tweet 413
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    955 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    918 shares
    Share 367 Tweet 230
Piala-Dunia
Olahraga

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24

INDOPOSCO.ID - Persaingan di Piala Dunia 2026 memasuki babak yang semakin menegangkan. Sejumlah tiket menuju fase 32 besar telah diamankan,...

SelengkapnyaDetails
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
Plata

Bungkam Jerman di Laga Pamungkas, Pelatih Ekuador Dedikasikan Kemenangan untuk Suporter

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:58
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.