• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pemanfaatan Biomassa Jadi Cara Strategis Transisi Energi dan Ketahanan Energi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 26 Juli 2023 - 16:37
in Ekonomi
Kapal-Tongkang-TB-Lumena-26

Kapal Tongkang TB Lumena 26 pengangkut biomassa jenis sawdust bersandar di jetty Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Awar Awar, Minggu (9/7/2023). Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemanfaatan biomassa menjadi salah satu cara strategis dalam agenda transisi energi. Dengan tata kelola yang baik, penggunaan biomassa khususnya untuk kelistrikan mampu meningkatkan ketahanan energi.

Direktur Advance Energy Sistem USAID Hanny J Berchmans menjelaskan dalam agenda transisi energi penggunaan bahan baku energi yang ramah lingkungan dan berasal dari sumber domestik menjadi salah satu langkah yang efektif. Indonesia merupakan negara dengan potensi biomassa yang besar dan mampu menjadi sumber energi berkelanjutan.

BacaJuga:

PHR Bangun Ekosistem Inklusi, Ruang Setara Jadi Awal Kemandirian Penyandang Disabilitas

3 Jurus Pemerintah Jadi Kunci Penguatan Rupiah di Tengah Tekanan Global

Perkuat Industri Pulp dan Kertas Nasional, Bea Cukai Terbitkan Izin Fasilitas KITE 

“Pengembangan biomassa di Indonesia perlu diakselerasi. Terutama dalam aspek teknologi. Indonesia dikaruniai sumber biomassa ang melimpah dan bisa menjadi kekuatan dalam menjaga ketahanan energi,” ujar Hanny, seperti dikutip, Rabu (26/7/2023).

Direktur Bioenergi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Edi Wibowo menjelaskan pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi menjadi salah satu prioritas pemerintah saat ini. Apalagi, dalam agenda transisi energi yang dicanangkan pemerintah, biomassa menjadi salah satu energi alternatif yang mudah dikembangkan.

“Potensi biomassa di Indonesia ini melimpah dan bila dikonversi menjadi sumber energi listrik bisa mencapai 57 gigawatt (GW). Total potensi biomassa yang bersumber dari hutan energi bisa mencapai 991 ribu ton,” ujar Edi Wibowo dalam kesempatan yang sama.

Edi menekankan saat ini pemerintah mengupayakan rantai pasok biomassa sehingga selain bisa menjadi energi subtitusi yang bisa menekan emisi karbon juga bisa menjadi cara untuk mencapai target bauran energi 23 persen di tahun 2030 mendatang.

“Keberhasilan pemanfaatan biomassa tersebut berharap dapat direplikasi di berbagai lokasi atau proyek lain sehingga semakin meningkatkan konstribusi dalam bauran energi nasional,” tegas Edi.

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) sebagai Sub Holding PLN (Persero) yang bertugas menjamin ketersediaan biomassa untuk seluruh PLTU melakukan berbagai langkah strategis.

Senior Spesialis Pengembangan Bisnis Biomassa PLN EPI, Tarsis Tinggi yang mewakili Direktur Biomassa PLN EPI menjelaskan pada tahun 2023 ini kebutuhan biomassa mencapai 1,08 juta ton. Saat ini implementasi biomassa lewat teknologi co-firing di PLTU mencapai 42 PLTU dengan potensi pengurangan emisi mencapai 0,86 juta ton co2.

“Strategi pemenuhan volume pasokan biomassa dengan mengoptimalkan sumber daya setempat dan keterlibatan Masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan amanat Dirut PLN untuk mengedepankan ekonomi kerakyatan sehingga program co-firing ini juga mampu mendorong perekonomian rakyat,” ujar Tarsis.

Hingga tahun 2025 mendatang, PLN membutuhkan pasokan biomassa hingga 10,2 juta ton untuk memenuhi kebutuhan 52 PLTU yang ada. Produksi energi bersih yang bisa dihasilkan mencapai 12,71 TWh dan mengurangi emisi karbon hingga 11,58 juta ton.

Untuk memastikan pasokan biomassa, PLN EPI mengembangkan Hutan Energi. PLN EPI juga mengembangkan BBJP atau bahan bakar jumputan yang berasal dari pengolahan sampah kota. Saat in, sudah ada beberapa Pemerintah Kota maupun Daerah yang bekerjasama dengan PLN EPI dalam pengembangan BBJP Plant ini.

“Penanganan sampah secara fundamental dan berkesinambungan dengan metode Waste Management Circular Economy, akan berdampak pada beragam produk olahan sampah yang bernilai ekonomis. Hal ini juga mampu mengurangi beban anggaran pemerintah dalam pengelolaan sampah,” ucap Tarsis.(arm)

Tags: biomassaKetahanan Energipln epiPT PLN Energi Primer IndonesiaPT PLN PerseroTransisi Energi

Berita Terkait.

PHR Bangun Ekosistem Inklusi, Ruang Setara Jadi Awal Kemandirian Penyandang Disabilitas
Ekonomi

PHR Bangun Ekosistem Inklusi, Ruang Setara Jadi Awal Kemandirian Penyandang Disabilitas

Senin, 29 Juni 2026 - 18:01
Mata-Uang
Ekonomi

3 Jurus Pemerintah Jadi Kunci Penguatan Rupiah di Tengah Tekanan Global

Senin, 29 Juni 2026 - 14:05
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu Jaringan Tailan-Aceh
Ekonomi

Perkuat Industri Pulp dan Kertas Nasional, Bea Cukai Terbitkan Izin Fasilitas KITE 

Senin, 29 Juni 2026 - 13:44
Biodiesel
Ekonomi

Biodiesel B50 Resmi Dimulai, Sawit Kian Strategis bagi Energi Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 12:23
Prabowo-Subianto
Ekonomi

Prabowo Siapkan “Bedah Besar” BUMN, Lebih dari 750 Perusahaan Negara Bakal Ditutup

Senin, 29 Juni 2026 - 11:02
Bongkar-Muat
Ekonomi

LNG Global Bergejolak, Reforminer Usul 5 Langkah Jaga Daya Saing Industri Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 10:11

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1726 shares
    Share 690 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1693 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1634 shares
    Share 654 Tweet 409
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar
Olahraga

Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Editor Juni Armanto
Senin, 29 Juni 2026 - 17:35

INDOPOSCO.ID - Timnas Jepang akan menghadapi tantangan berat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tim Samurai Biru dijadwalkan menantang...

SelengkapnyaDetails
Selebrasi

Bungkam Afrika Selatan, Kedisiplinan dan Agresivitas Jadi Kunci Kemenangan Kanada

Senin, 29 Juni 2026 - 10:41
Buchanan

Hasil Piala Dunia: Hukum Afsel di Injury Time, Kanada ke 16 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 08:19
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.