• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

3 Jurus Pemerintah Jadi Kunci Penguatan Rupiah di Tengah Tekanan Global

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 29 Juni 2026 - 14:05
in Ekonomi
Mata-Uang

Ilustrasi petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, awal Januari 2025 lalu. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pergerakan rupiah membuka awal pekan dengan performa yang lebih meyakinkan. Pada perdagangan Senin (29/6/2026), mata uang Garuda dibuka menguat tajam ke level Rp17.840 per dolar Amerika Serikat (AS), meski kondisi ekonomi global masih dibayangi berbagai ketidakpastian.

Konflik geopolitik di Timur Tengah yang belum mereda hingga tensi perang dagang yang kembali meningkat belum sepenuhnya menghilangkan tekanan terhadap pasar keuangan. Namun, pelaku pasar justru memberikan respons positif terhadap sejumlah langkah pemerintah yang dinilai memperkuat fondasi ekonomi domestik.

BacaJuga:

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Wuling Aira EV Catat Respons Positif, Lebih dari 3.500 SPK dalam Dua Pekan

Analis mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai, ada tiga faktor utama yang menopang penguatan rupiah berasal. Pertama yakni komitmen pemerintah menjaga kesehatan fiskal, termasuk melalui penyesuaian anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, keputusan memangkas alokasi anggaran MBG dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun menjadi pesan penting bahwa pemerintah mengutamakan disiplin anggaran.

“Pemotongan anggaran sebesar Rp50 triliun ini menunjukkan pemerintah serius memperkuat kondisi keuangan negara,” ujar Ibrahim dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).

Tak hanya itu, rencana restrukturisasi badan usaha milik negara (BUMN) juga dinilai menjadi katalis positif bagi kepercayaan investor. Pemerintah sebelumnya mengungkapkan target untuk merampingkan jumlah BUMN dari sekitar 1.000 perusahaan menjadi sekitar 250 entitas agar lebih efisien dan tidak membebani keuangan negara.

Ibrahim menilai kebijakan tersebut akan berdampak langsung terhadap pengelolaan anggaran negara dalam jangka panjang.

“Ini juga menjadi salah satu yang akan mempengaruhi defisit anggaran. Artinya pemerintah ini benar-benar serius bahwa defisit APBN itu harus dijaga di bawah 3 persen,” jelasnya.

Sentimen positif ketiga datang dari keputusan pemerintah yang memilih tidak menerima tawaran bantuan dana sebesar USD30 miliar dari Dana Moneter Internasional (IMF). Langkah tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa pemerintah memiliki keyakinan terhadap kemampuan ekonomi nasional dalam menghadapi tekanan global.

Bagi pelaku pasar, keputusan tersebut mempertegas optimisme pemerintah terhadap kekuatan fundamental ekonomi Indonesia, meski pasar saham domestik masih berada dalam tekanan.

“Penolakan IMF menjadi sentimen positif, karena pemerintah menunjukkan keyakinan pada pertumbuhan ekonomi yang masih solid di kisaran 5,61 persen,” tambahnya.

Dengan kombinasi disiplin fiskal, restrukturisasi BUMN, dan sikap pemerintah yang mengandalkan kekuatan ekonomi domestik, rupiah berhasil mencatat penguatan signifikan pada awal pekan. Kondisi ini menunjukkan bahwa sentimen dari dalam negeri masih menjadi penopang utama stabilitas nilai tukar di tengah dinamika ekonomi global yang belum sepenuhnya kondusif.(her)

Tags: dollargeopolitikIbrahim Assuaibinilai tukar rupiahrupiah

Berita Terkait.

Room
Ekonomi

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:05
Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Ekonomi

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:34
Aira-ev
Ekonomi

Wuling Aira EV Catat Respons Positif, Lebih dari 3.500 SPK dalam Dua Pekan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:04
Merchandise
Ekonomi

J&T Express Gandeng Tahilalats, Warnai Perayaan 11 Tahun dengan Aktivasi Kreatif

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:03
Stella
Ekonomi

PHE Siapkan Ekosistem Natural Hydrogen, Bidik Pengembangan Energi Masa Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:02
Pelatihan
Ekonomi

Grup PHI Zona 9 Jangkau Lebih dari 750 Penerima Manfaat Program PPM

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:00

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3770 shares
    Share 1508 Tweet 943
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.