• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Keketuaan Asean Buka Potensi Pasar Produk Indonesia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 26 Mei 2023 - 02:25
in Ekonomi
Bendera-Negara-Anggota-ASEAN

Arsip foto - Pekerja memasang bendera negara anggota ASEAN di kawasan Mice, Desa Golo Mori, Labuan Bajo, NTT, Kamis (4/5/2023). ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keketuaan ASEAN Indonesia 2023 dinilai mampu membuka peluang kerja sama untuk perluasan pemasaran produk-produk buatan dalam negeri ke kawasan yang memiliki jumlah penduduk mencapai 668,61 juta jiwa tersebut.

Peneliti senior Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi (PPKE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya Joko Budi Santoso, di Kota Malang, Jawa Timur mengatakan bahwa dengan pesatnya perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia, membutuhkan pasar yang lebih luas.

BacaJuga:

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

“Sehingga, negara-negara ASEAN merupakan pasar potensial yang harus dioptimalisasi melalui penguatan kerja sama perdagangan,” kata Joko, seperti dikutip dari Antara, Kamis (25/5/2023).

Baca Juga : Jokowi Ajak Kerjasama ASEAN untuk Kurangi Ketegangan di Indo-Pasifik

Joko menjelaskan, salah satu sektor yang bisa dikembangkan oleh Indonesia untuk memperluas pasar produk-produk buatan dalam negeri tersebut, adalah tingginya minat masyarakat dari berbagai negara atas produk kendaraan listrik.

Menurutnya, dengan potensi itu, bisa menjadi momentum bagi Indonesia yang merupakan salah satu pemain utama dalam penyediaan bahan baku dan produksi baterai di dunia.

Dengan kata lain, investor ASEAN bisa menjadi prioritas untuk berinvestasi di dalam negeri.

“Ini juga sesuai dengan semangat dalam mewujudkan ekonomi hijau dan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” katanya.

Ia menambahkan, selain potensi dari baterai untuk mobil listrik tersebut, kawasan ASEAN juga merupakan pasar potensial untuk sejumlah produk lainnya seperti dari sektor pertanian dan perikanan.

“ASEAN juga menjadi pasar yang sangat potensial untuk produk-produk pertanian dan perikanan, karena hampir sebagian besar daerah Indonesia berbasis agraris,” ujarnya.

Selain itu, kerja sama perdagangan juga bisa dioptimalisasi untuk sumber bahan baku bagi industri dalam negeri. Dengan adanya kerja sama regional tersebut, tentu akan diikuti dengan paket insentif fiskal dan hambatan yang minim dalam perdagangan antarnegara.

Pada 2023, Indonesia kembali memegang Keketuaan ASEAN untuk yang kelima kali dengan mengusung tema ASEAN Matters: Epicentrum of Growth.

Tema tersebut bermakna, Indonesia ingin menjadikan ASEAN tetap penting dan relevan bagi masyarakat ASEAN dan dunia.

Hal tersebut dikarenakan Indonesia ingin membawa ASEAN menjadi kawasan yang memiliki peran penting, bagi negara kawasan dan dunia, baik peran sentral sebagai motor perdamaian maupun kesejahteraan kawasan.

Selain itu, Indonesia juga ingin menjadikan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan dan dunia.(mg2)

Tags: ASEANkerja samaPasar Produk Indonesia

Berita Terkait.

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Rabu, 22 April 2026 - 03:03
Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Rabu, 22 April 2026 - 02:48
Beras
Ekonomi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Selasa, 21 April 2026 - 18:38
Workshop
Ekonomi

Antisipasi Risiko Sejak Dini, PDC Bangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:27
Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20
Ekonomi

Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20

Selasa, 21 April 2026 - 17:07
Tring
Ekonomi

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1269 shares
    Share 508 Tweet 317
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.