Ekonomi

Emas Anjlok 38,3 Dolar Karena Rencana Fed Gandakan Kenaikan Suku Bunga

INDOPOSCO.IDEmas jatuh pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) karena dolar AS menguat untuk sesi ketiga berturut-turut di tengah ekspektasi Federal Reserve mengadopsi kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan kebijakan Mei.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, anjlok 38,30 dolar AS atau 1,98 persen, menjadi ditutup pada 1.896,00 dolar AS per ounce. Minggu lalu, emas berjangka jatuh 2,0 persen, penurunan tak terduga setelah melonjak ke level tertinggi enam minggu di 2.003 dolar AS pada Senin (18/4/2022).

Pada 18 April, emas untuk pengiriman Juni mencapai level tertinggi enam minggu di 2.003 dolar AS per ounce di tengah kekhawatiran bahwa Amerika Serikat dapat mengalami resesi dari tindakan agresif Fed untuk mengendalikan inflasi.

Baca Juga : Awas, Emas di Perdagangan Asia Cenderung Menurun

Para analis pasar percaya penurunan emas baru-baru ini dapat dikaitkan dengan daya tarik aset safe-haven lainnya, katakan dolar yang lebih tinggi dan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang meningkat, karena emas adalah aset tanpa bunga.

Kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve telah dijamin pada Mei dan Juni dan sangat mungkin terjadi pada Juli, ini telah mendukung dolar AS seperti dilansir Antara, Selasa (26/4/2022).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button