• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Respons Gejolak Geopolitik, Komisi XI: Revisi UU P2SK Kunci Perdalam Pasar Keuangan dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 5 April 2026 - 03:30
in Ekonomi
andreas

Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo. Foto: Dok. DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global terus didorong DPR RI. Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo, menegaskan bahwa Revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK) merupakan instrumen strategis untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Menurut Andreas, RUU P2SK dirancang untuk memperkuat arsitektur sektor keuangan domestik agar mampu menghadapi tekanan eksternal, terutama yang dipicu oleh dinamika geopolitik global.

BacaJuga:

Pertamina Drilling Ajak Gen Z Desa Ciptakan Coating Anti Karat dari Limbah Makanan

BTN Ungkap 6 Juta Rumah untuk Desil 3, Skema KPR 40 Tahun Sedang Dikaji

Transisi Energi dan Kemandirian Nasional Jadi Fokus Baru Kolaborasi Pertamina-ERIA

“Tujuan utamanya jelas, bagaimana sektor keuangan kita menjadi lebih kuat dan stabil di tengah tekanan global yang semakin kompleks,” ujarnya di Surabaya, sebagaimana dikutip dari laman DPR RI, Sabtu (4/4/2026)

Ia menekankan bahwa dalam menghadapi situasi global yang penuh ketidakpastian, kredibilitas kebijakan fiskal menjadi faktor krusial. DPR RI, kata dia, menyoroti tiga isu utama dalam pengelolaan keuangan negara.

Pertama, disiplin anggaran. Pemerintah diminta tetap konsisten menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak melampaui 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Kedua, kualitas belanja negara. Andreas menegaskan pentingnya memastikan bahwa belanja pemerintah bersifat produktif dan mampu memberikan efek pengganda bagi perekonomian masyarakat.

“Belanja negara harus benar-benar memberikan daya ungkit ekonomi, bukan sekadar pengeluaran rutin,” tegasnya.

Ketiga, menjaga keseimbangan antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia mengingatkan agar kebijakan fiskal yang ekspansif tidak mengganggu independensi otoritas moneter yang dijalankan oleh Bank Indonesia.

Lebih lanjut, Andreas menjelaskan bahwa RUU P2SK juga diarahkan untuk mendorong pendalaman pasar keuangan (financial market deepening) di Indonesia. Dengan pasar keuangan yang lebih kuat dan dalam, Indonesia diharapkan mampu meredam dampak negatif dari gejolak ekonomi global.

“Jika pasar keuangan kita sudah kuat, maka guncangan dari luar tidak akan terlalu berdampak besar terhadap ekonomi nasional,” jelas politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

Pengesahan RUU P2SK pun diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam reformasi sektor keuangan nasional. “Regulasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem keuangan yang lebih sehat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor riil dan sektor keuangan dalam menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” pungkasnya. (dil)

Tags: DPR RIEkonomi NasionalgeopolitikKomisi XIKonflik Timur Tengah

Berita Terkait.

Penelitian
Ekonomi

Pertamina Drilling Ajak Gen Z Desa Ciptakan Coating Anti Karat dari Limbah Makanan

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:45
Nixon-LP-Napitupulu
Ekonomi

BTN Ungkap 6 Juta Rumah untuk Desil 3, Skema KPR 40 Tahun Sedang Dikaji

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:23
NK
Ekonomi

Transisi Energi dan Kemandirian Nasional Jadi Fokus Baru Kolaborasi Pertamina-ERIA

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:03
Pemandangan
Ekonomi

Tata Kelola SDA Diperketat, DSI Disebut Bisa Pangkas Kebocoran Penerimaan Negara

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:02
Emas
Ekonomi

Kolaborasi Strategis Lotus Gold dan Galeri 24 Perkuat Ekosistem Emas Nasional

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:07
driling
Ekonomi

Pertamina Drilling Tawarkan Solusi End-to-End untuk Tingkatkan Efisiensi Pengeboran Migas

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2829 shares
    Share 1132 Tweet 707
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    1090 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.