Ekonomi

KemenkopUKM Akan Intervensi Kawasan Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Menjadi Desa Modern

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenkopUKM) Teten Masduki mengunjungi lokasi pembangunan hunian baru korban erupsi Gunung Semeru di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Teten mengatakan akan mendukung pembangunan usaha warga terdampak bencana dengan model bisnis baru berbasis koperasi.

“Saya sudah melihat rencana besar pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana Semeru, ada pusat usaha UMKM, pasar, kandang ternak terpadu, ini konsep yang sangat baik. Kami akan koordinasi dengan Bupati tentang model bisnisnya. Bagaimana model bisnisnya, sehingga menjadi kawasan terintegrasi dan bahkan menjadi desa digital untuk bisa mengakses pasar digital dari produk-produk yang dikembangkan penduduk di sini,” kata Teten, di kawasan relokasi hunian korban erupsi Semeru, Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (22/1/2022).

Dalam kunjungan ini, Teten yang didampingi Deputi Bidang Perkoperasian Ahmad Zabadi dan Direktru Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) Supomo mendapat penjelasan dari Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengenai rencana pembangunan hunian baru warga terdampak bencana Semeru. Di atas lahan seluas 79,6 hektare itu akan dibangun perumahan warga dan lokasi produktif yang akan digunakan sebagai tempat berusaha bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

MenkopUKM mengatakan pembangunan model bisnis di kawasan relokasi warga terdampak bencana erupsi Semeru lebih mudah karena dapat dikembangkan secara by design, sebab pembangunan desa dari awal untuk membangun desa modern.  Warga pelaku UMKM akan bergabung dalam koperasi sehingga pengembangan usahanya akan lebih mudah.

Baca Juga : KemenKopUKM Dorong Paguyuban Sendal Mulyaharja Berkoperasi

“Saya akan kolaborasi dengan Bupati, ini bisa dilakukan by design, karena dari awal membangun.  Konsep bisnisnya bukan hanya di kawasan ini tapi juga bisa dikoneksikan dengan produk hortikultura dan agrikultur serta pasar yang lebih besar,” ujar Teten.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button