• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kemenkeu: Dana Desa untuk BLT Desa 2021 Tersalur 70,29 persen

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 20 Januari 2022 - 15:08
in Ekonomi
BLT

Penyerahan bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa. Foto: Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti menyatakan Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa telah tersalurkan Rp20,24 triliun kepada 5,62 juta KPM dari pagu Rp28,8 triliun untuk 8 juta KPM atau 70,29 persen per akhir 2021.

“Dari segi BLT ini memang kita masih punya challenge karena ternyata dari target 8 juta KPM kita baru dapat sekitar 5,62 juta KPM,” katanya dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (20/1).

BacaJuga:

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

INVIROTECH 2026 Jadi Panggung PLN Indonesia Power Tunjukkan Komitmen ESG dan Dekarbonisasi

Komisi IV DPR Dorong Keterlibatan Akademisi dalam RUU Pangan

Komposisi kelompok keluarga penerima manfaat (KPM) BLT Desa tersebut meliputi guru 0,19 persen, buruh pabrik 1,92 persen, nelayan dan buruh nelayan 3,43 persen, pedagang dan UMKM 4,29 persen, petani dan buruh tani 58,75 persen serta lain- lain 31,42 persen.

Astera menjelaskan penerima BLT Desa berdasarkan profesi sebagian besar adalah petani dan buruh tani sehingga menunjukkan bahwa bantuan pemerintah cukup menyasar kelompok target mengingat sesuai peta kemiskinan Indonesia sebagian besar di sektor pertanian.

Baca juga : Selewengkan BLT, Polisi Tangkap Kepala Desa di Garut

“Dari peta kemiskinan di Indonesia ini hampir sama karena sebagian besar di pertanian jadi di petani dan buruh tani,” ujarnya Kamis (20/1/2022), seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan BLT Desa tidak bisa tersalur dengan maksimal karena peran desa dan pemerintah daerah baik kabupaten/kota masih sangat minimal sehingga perlu didorong agar lebih aktif.

“Selama ini masih ada desa-desa yang mendaftarkan dalam jumlah yang tidak banyak bahkan ada desa yang penerimanya 50 KPM padahal jumlah penduduknya banyak,” jelasnya.

Astera pun memastikan hal ini menjadi bahan evaluasi Kemenkeu ke depan dan pemerintah akan mengklasifikasi lebih baik untuk pemberian BLT Desa.

“Kerja sama juga kita lakukan dengan Kemendes dan Kemendagri untuk terus kita bersama memonitor daerah,” tegasnya.

Sementara itu, khusus untuk kinerja penyaluran Dana Desa untuk tambahan atau top up BLT Desa telah mencapai Rp65 miliar dengan jumlah desa yang sudah tersalur top up BLT Desa sebanyak 1.842 desa atau 40,28 persen kepada 72.224 KPM atau 16,21 persen.

Penyalur top up BLT Desa tertinggi adalah Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Mamberamo Tengah yang mencapai 100 persen sedangkan jumlah penyaluran KPM terbanyak adalah Kabupaten Brebes sebesar 14.754 KPM atau 23,41 persen dari total KPM.

Top up BLT Desa ini sendiri diberikan untuk mengatasi kemiskinan ekstrem yaitu diberikan tambahan sebesar Rp300 ribu per KPM selama tiga bulan kepada KPM BLT Desa tahun anggaran 2021 di seluruh desa pada 35 kabupaten prioritas.(mg1)

Tags: bantuan langsung tunaiBLTdana desaKemenkeu

Berita Terkait.

jakone
Ekonomi

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:13
Prestasi Bening Saguling Foundation dalam meraih Kalpataru Lestari 2026 menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Foto: Dokumen PLN IP
Ekonomi

INVIROTECH 2026 Jadi Panggung PLN Indonesia Power Tunjukkan Komitmen ESG dan Dekarbonisasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:39
abdul
Ekonomi

Komisi IV DPR Dorong Keterlibatan Akademisi dalam RUU Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11
gadai
Ekonomi

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:42
sigra
Ekonomi

Daihatsu Sigra dan Rocky Kembali Dapat Pengakuan di OTOMOTIF Award 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:19
wuling
Ekonomi

Dukungan untuk Talenta Kreatif, Wuling Hadir di Panggung Grand Final SUCI 12

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1482 shares
    Share 593 Tweet 371
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.