• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kapasitas Petani Garam di Desa Devisa Kusamba Ditingkatkan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 22 Desember 2021 - 12:49
in Ekonomi
lpei

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memberikan pelatihan kepada petani garam dan anggota Koperasi LEPP Mina Segara Dana di Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, Bali, pada Selasa (7/12/2021). Foto: LPEI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank dari Nusa Gastromy Foundation telah menggelar pelatihan kepada petani garam dan anggota Koperasi LEPP Mina Segara Dana di Desa Kusamba, Klungkung, Bali pada Selasa (7/12/2021).

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari sinergi LPEI dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung yang telah meresmikan Klungkung menjadi Desa Devisa ke-26 pada 6 November 2021.

BacaJuga:

PDC Tebar Kepedulian, 8 Sapi dan 29 Kambing Disalurkan Serentak

Aquaproof Wujudkan Masjid Lebih Nyaman dan Indah Lewat Program CSR Pengecatan

Rupiah Dibayangi Level Rp18.000, Kombinasi Krisis Global dan Tekanan Domestik Jadi Pemicu

“Pendampingan melalui program Desa Devisa ini bertujuan mendorong koperasi dan para petani garam di Desa Kusamba menjadi eksportir melalui serangkaian pendampingan berdasarkan kebutuhan koperasi dan petani,” ujar Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI, R.Gerald Setiawan Grisanto kepada media, Rabu (22/12/2021).

Baca Juga : LPEI Resmikan Program Desa Devisa Rumput Laut di Sidoarjo

Program ini membantu mempersiapkan calon eksportir untuk memenuhi permintaan pasar global sesuai standar produk ekspor, sekaligus meningkatkan kapasitas dari sisi manajemen ekspor maupun teknik produksi.

Gerald menjelaskan, bentuk program yang akan diberikan kepada petani dan anggota koperasi di Desa Devisa Garam Kusamba, di antaranya pelatihan produksi Bali sea salt rub, aspek branding dan digitalisasi. Termasuk mengikuti pameran dagang, business matching, serta pendampingan pengurusan sertifikasi produk.

“Dengan mengikuti program ini, koperasi dan para petani dapat menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan keluarga dan membantu meningkatkan perekonomian daerah setempat,” tuturnya.

Baca Juga : LPEI Bantu Perluas Akses Pasar UKM Mamin ke Singapura dan Malaysia

LPEI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan sesuai mandatnya melakukan percepatan peningkatan ekspor nasional, telah berhasil membangun potensi kawasan menjadi penghasil devisa melalui program Desa Devisa. Program yang dimulai sejak 2019 berawal dari Kluster Desa Devisa Kakao di Bali.

Kabupaten Jembrana menjadi Desa Devisa pertama dengan komoditas unggulan biji kakao yang difermentasi dan Desa Devisa Kerajinan di Bantul, Yogyakarta dengan produk kerajinannya yang unik dan ramah lingkungan. Saat ini kedua Desa Devisa ini telah mampu melakukan ekspor secara berkelanjutan ke negara-negara Eropa.

Peluang terbuka lebar bagi komoditas dan produk Indonesia bersaing di pasar global melalui program Desa Devisa sehingga mampu meningkatkan perekonomian kawasan, kesejahteraan bagi petani atau pelaku usaha dan juga kesetaraan gender. (arm)

Tags: Desa Devisa KusambaIndonesia EximbankLembaga Pembiayaan Ekspor IndonesiaLPEIpetani garam

Berita Terkait.

pdc
Ekonomi

PDC Tebar Kepedulian, 8 Sapi dan 29 Kambing Disalurkan Serentak

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:02
aquaproof
Ekonomi

Aquaproof Wujudkan Masjid Lebih Nyaman dan Indah Lewat Program CSR Pengecatan

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:23
uang
Ekonomi

Rupiah Dibayangi Level Rp18.000, Kombinasi Krisis Global dan Tekanan Domestik Jadi Pemicu

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:09
kopdes
Ekonomi

AKSES: Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan Kopdes Merah Putih

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:28
ipa
Ekonomi

Industri Migas Kembali Membara, IPA Convex 2026 Borong Kesepakatan Energi Raksasa

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:07
Kurban Prabowo dari APBN Disorot, Begini Respons Menag
Ekonomi

Tebar Kebahagiaan Iduladha, PTBA Salurkan 300 Hewan Kurban di Berbagai Wilayah Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:02

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5689 shares
    Share 2276 Tweet 1422
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3024 shares
    Share 1210 Tweet 756
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    2689 shares
    Share 1076 Tweet 672
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2529 shares
    Share 1012 Tweet 632
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2315 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.