• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

LPEI Bantu Perluas Akses Pasar UKM Mamin ke Singapura dan Malaysia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 16 Desember 2021 - 21:26
in Ekonomi
mamin

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menggandeng Export Center Surabaya Kementerian Perdagangan untuk membuka akses pasar sektor usaha makanan minuman (mamin) buatan Indonesia di Singapura dan Malaysia. Penjajakan perluasan akses berupa business matching dilakukan melalui Business Indonesia Singapore Association (BISA) yang merupakan distributor produk makanan minuman Indonesia ke Singapura, serta buyers dari Malaysia.

Pada kesempatan tersebut, para buyers dari Singapura dan Malaysia didampingi oleh Atase Perdagangan Singapura dan Malaysia. Business matching yang diselenggarakan melalui daring melibatkan 21 pelaku usaha di sektor mamin dari berbagai provinsi yang juga merupakan mitra binaan Coaching Program for New Exporters (program CPNE) dari tahun 2016 hingga 2021.

BacaJuga:

Sharp Rangkai Pengalaman Konsumen Lewat Teknologi dan Nuansa Jepang yang Memikat

Hari Kesehatan Nasional: Unicharm – IBI Edukasi Pemilihan Popok Bayi & Posyandu di Bogor

3 Pilar Kunci jadi Fondasi Gerakan Baru Penyelamatan Pangan Indonesia

“Melalui business matching ini diharapkan para pelaku usaha mendapatkan peluang akses pasar baru. Selain itu, kegiatan ini menjembatani pemenuhan kebutuhan akan informasi yang harus diketahui oleh para pelaku usaha Indonesia secara langsung dari potential buyers, jenis produk, standar kualitas produk, persyaratan lainnya yang diinginkan pasar di Singapura dan Malaysia, serta pengalaman lainnya yang dialami,” ujar Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI, R.Gerald Setiawan Grisanto dalam keterangannya, Kamis (16/12).

LPEI memiliki serangkaian program yang terintegrasi untuk membantu mengatasi kendala dan hambatan yang dihadapi oleh para pelaku ukm berorientasi ekspor baik dari aspek finansial maupun non-finansial atau dikenal dengan Program Jasa Konsultasi.

“Kami memberikan pelatihan melalui Program CPNE bagi pelaku UKM berorientasi ekspor atau yang belum melakukan ekspor secara mandiri, mencari peluang pasar di era digital melalui Program Marketing Handholding, dan pendampingan kepada kelompok/klaster yang berpotensi untuk melakukan aktivitas produksi komoditas unggulan secara berkelanjutan dengan tujuan peningkatan kapasitas masyarakat daerah serta pengembangan komoditas unggulan desa melalui Program Desa Devisa. Moto kami adalah #LokalyangMendunia,” kata Gerald.

Ia menjelaskan, para mitra binaan LPEI/ Indonesia Eximbank yang dinilai telah ready atau bankable dapat diberikan pembiayaan dengan tetap memperhatikan aspek-aspek pembiayaan yang cermat dan seksama. Sebagai contoh ada mitra binaan CPNE asal Jawa Tengah bergerak di sektor komoditas brikat arang batok mendapatkan fasilitas pembiayaan PKE UKM di era pandemi ini. Dan adanya fasilitas tersebut membantu kegiatan operasionalnya bahkan masih dapat melakukan ekspor ke kawasan Asia Timur Tengah.

Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, LPEI/Indonesia Eximbank menjalin kerja sama dan bersinergi dengan kementerian maupun lembaga terkait untuk memberikan solusi terbaik bagi para pelaku usaha kecil menengah (UKM) berorientasi ekspor secara finansial maupun non-finansial guna membantu meningkatkan daya saing produk maupun jasa di pasar global.

Hingga November 2021, terdapat 2.706 pelaku UKM yang berasal di 15 kota telah mengikuti pelatihan baik secara hybrid maupun daring dan 75 pelaku usaha yang telah berhasil melakukan ekspor perdana melalui Program CPNE.(arm)

Tags: Indonesia EximbankLembaga Pembiayaan Ekspor IndonesiaLPEIpasar ukm
Berita Sebelumnya

Bea Cukai Kembali Edukasi Masyarakat Tentang IMEI dan Aturan Kepabeanan Lainnya

Berita Berikutnya

UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2021, Catatkan Transaksi Business Matching USD 72,13 Juta

Berita Terkait.

IMG-20251130-WA0015
Ekonomi

Sharp Rangkai Pengalaman Konsumen Lewat Teknologi dan Nuansa Jepang yang Memikat

Minggu, 30 November 2025 - 19:46
Hari Kesehatan Nasional: Unicharm – IBI Edukasi Pemilihan Popok Bayi & Posyandu di Bogor
Ekonomi

Hari Kesehatan Nasional: Unicharm – IBI Edukasi Pemilihan Popok Bayi & Posyandu di Bogor

Minggu, 30 November 2025 - 19:39
1000435133
Ekonomi

3 Pilar Kunci jadi Fondasi Gerakan Baru Penyelamatan Pangan Indonesia

Minggu, 30 November 2025 - 17:20
rider
Ekonomi

Rider Jawab Era Gen Z Lewat Kolaborasi Seni Urban yang Lebih Segar

Minggu, 30 November 2025 - 12:02
bca
Ekonomi

BCA Syariah Tanam 1.500 Pohon di Cisitu, Sukabumi untuk Mitigasi Banjir dan Longsor

Minggu, 30 November 2025 - 07:31
50th-sumarecon
Ekonomi

Genap 50 Tahun, Summarecon Persembahkan Ruang Ekshibisi Summarecon Discovery

Sabtu, 29 November 2025 - 22:34
Berita Berikutnya
bri

UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2021, Catatkan Transaksi Business Matching USD 72,13 Juta

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    808 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
  • Persik vs Semen Padang: Macan Putih siap Mental, Kabau Sirah punya Momentum

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Biem Benyamin Apresiasi SMAN 49 Jakarta Bebas Perundungan

    659 shares
    Share 264 Tweet 165
  • DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Penolakan Pasien, Imbas Meninggalnya Ibu dan Bayi Ditolak 4 Rumah Sakit

    657 shares
    Share 263 Tweet 164
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.