Ekonomi

Kontribusi Pajak Industri Hulu Migas Capai Rp69,16 Triliun

INDOPOSCO.ID – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat kontribusi bersih pajak industri hulu migas di Indonesia telah mencapai Rp69,16 triliun hingga 19 Desember 2021.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Rinto Pudyantoro mengatakan kontribusi pajak hulu migas ini telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp64,7 triliun

“Pelampauan target setoran pajak hulu migas ke negara menunjukkan bahwa industri hulu migas tidak ada henti-hentinya terus memberikan kontribusi dan turut serta menopang pembangunan. Ini menegaskan peran berarti industri hulu migas bagi penerimaan negara dan modal pembangunan,” kata Rinto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/12).

Baca Juga : UU HPP Potensi Tambah Penerimaan Pajak hingga Rp 90 T

Rincian setoran pajak industri hulu migas itu meliputi PPh Migas sebesar Rp52,49 triliun atau surplus 14,7 persen dari target, PBB Migas dan sektor lainnya sebesar Rp7,7 triliun atau surplus 11,72 persen dari target, PPh Non Migas Rp5,8 triliun, PPN dan PPnBM sebesar Rp3,1 triliun, dan pajak lainnya sebesar Rp0,036 triliun atau surplus 0,27 dari target.

Selain setoran pajak migas yang melampaui penerimaan negara, kontribusi hulu migas dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui hasil pengelolaan minyak dan gas juga melampaui target sebesar USD7,28 miliar. Namun sampai November 202 PNBP hulu migas sudah mencapai USD12,55 miliar atau 172 persen dari target pemerintah.

“Prognosa kami sampai akhir tahun 2021 penerimaan negara dari sektor hulu migas akan mencapai sekitar 13,92 miliar dolar AS atau setara dengan Rp202 triliun,” ujar Rinto seperti dikutip Antara, Selasa (21/12/2021).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button