• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Erick Thohir Sebut Ada 3 Tantangan Besar Pada Era Globalisasi

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 27 November 2021 - 19:50
in Ekonomi
eric thohir

Menteri Badan Usaha Milik Negara(BUMN) Erick Thohir(kiri) pada saat memberikan Orasi Ilmiah Globalization ang Digitalization di Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, Sabtu(27/11/2021). ANTARA/Vicki Febrianto.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan bahwa ada 3 tantangan besar yang ada pada era globalisasi, yang diharapkan sanggup dijawab oleh masyarakat Indonesia termasuk para mahasiswa.

Erick, dalam Orasi Ilmiah Globalization ang Digitalization di Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, Sabtu mengatakan bahwa 3 tantangan utama tersebut terkait pasar global, disrupsi digital dan ketahanan kesehatan.

BacaJuga:

Sinergi Kementerian UMKM-Barantin Perluas Jalan Usaha Mikro Menuju Pasar Global

Mayapada Hospital Tangerang Siapkan Fasilitas Baru Pengembangan Layanan Kanker Terpadu

BINUS Startup Vaganza 2026 Hadirkan 1.194 Mahasiswa, Dorong Inovasi dan Pengembangan Bisnis

“Ini realitas yang kita harus hadapi bersama, bahwa kita mendapatkan tekanan pada 3 hal. Satu bagaimana pasar globalisasi akan dipaksa dibuka, kedua disrupsi digital yang tidak bisa terbendung, kemudian ketahanan kesehatan yang kita alami saat ini,” tutur Erick.

Erick yang melakukan pemaparan di hadapan mahasiswa Universitas Brawijaya tersebut menarangkan terkait dengan pasar global, tantangan saat ini adalah terkait bagaimana pasar global tersebut dipaksa untuk dibuka.

Ia menarangkan sebagai salah satu gambaran, saat ini tengah digaungkan dunia internasional terkait green economy atau ekonomi hijau. Ia menilai pemerintah sangat membenarkan konsep tersebut, karena lingkungan hidup adalah masa depan generasi muda Indonesia.

“Indonesia punya komitmen yang sama untuk melakukan transformasi itu. Namun, jika green economy ini disusupi hanya kepentingan agar supaya kita tidak menjadi negara maju, adalah sesuatu yang harus kita tolak,” ucapnya.

Ia menambahkan sumber daya alam(SDA) yang ada di Indonesia, harus digunakan untuk pertumbuhan bangsa Indonesia dan bukan negara asing. Tidak hanya itu, pasar Indonesia juga harus digunakan untuk pertumbuhan ekonomi yang sebesar-besarnya.

“Kita tidak anti asing. Tetapi sudah sewajarnya SDA kita harus dipakai untuk pertumbuhan ekonomi kita yang sebesar-besarnya,” ucapnya.

Kemudian, terkait dengan masalah disrupsi digital, tantangan besar yang dialami Indonesia saat ini adanya kemajuan teknologi digital terkait dengan kesehatan, pendidikan termasuk juga sektor keuangan.

“Health tech, edu tech, fintech adalah kehidupan keseharian kita yang tidak mungkin kita tidak concern mengenai pendidikan dan kesehatan, apalagi sistem pembayaran. Ini juga disrupsi untuk lapangan pekerjaan,” ucapnya.

Tidak hanya itu, serangan pada Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) dari era digital juga terhitung tidak mudah. Produk-produk UMKM yang dibuat di dalam negeri, harus bersaing dengan produk buatan luar negeri yang memiliki harga jauh lebih murah.

“Ketika e-commerce masuk, memang tren belanja online itu naik, tapi barang(buatan) siapa? Padahal UMKM itu menjadi bagian dari tulang punggung ekonomi kita,” ucapnya.

Sementara terkait dengan ketahanan kesehatan, lanjutnya, saat ini di dunia tengah terjadi pandemi penyakit akibat penyebaran virus Corona. Pada saat kasus konfirmasi Covid-19 naik, perekonomian Indonesia mengalami penurunan.

“Situasi kesehatan, kalau Covid-19 naik, ekonomi turun. Ini musuh yang tidak terlihat,” ucapnya.

Salah satu tantangan terbesar dalam menghadapi kondisi tersebut, menurut Erick, adalah ketika bahan baku obat-obatan harus diimpor dari negara lain. Dengan kondisi tersebut, maka harga obat-obatan di dalam negeri meningkat.

“Mayoritas bahan baku obat kita impor, obat mahal,” tutur Erick.

Dengan kondisi tersebut, Erick sangat sangat berharap seluruh pihak seperti BUMN, universitas yang ada di Indonesia termasuk masyarakat bisa turut serta dalam membangun peta jalan yang diharapkan bisa menanggapi tantangan tersebut.

“Ini adalah 3 ancaman yang saya sangat berharap, kita semua apakah BUMN, universitas dan masyarakat harus berpikir secara gotong royong untuk membangun roadmap yang kita harapkan,” tutur Erick, seperti dikutip Antara, Sabtu (27/11/2021). (mg4)

Tags: BUMNUMKM

Berita Terkait.

maman
Ekonomi

Sinergi Kementerian UMKM-Barantin Perluas Jalan Usaha Mikro Menuju Pasar Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:11
mayapada
Ekonomi

Mayapada Hospital Tangerang Siapkan Fasilitas Baru Pengembangan Layanan Kanker Terpadu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:30
binus
Ekonomi

BINUS Startup Vaganza 2026 Hadirkan 1.194 Mahasiswa, Dorong Inovasi dan Pengembangan Bisnis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:23
imipas
Ekonomi

STAR ASET BMN Jadi Langkah Baru Menuju Pengelolaan Aset Negara yang Transparan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:21
jam
Ekonomi

Expedition Dukung Atlet Muda Lewat Apresiasi Eksklusif Campus League

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22
paramuda
Ekonomi

Peluang Kerja Makin Kompetitif, Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Usaha

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:02

OLAHRAGA

noc
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1305 shares
    Share 522 Tweet 326
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    870 shares
    Share 348 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.