Ekonomi

Kemenkeu Sebut Penerapan PPN Sembako Tidak Membabi Buta

INDOPOSCO.ID – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan bahwa pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen terhadap produk sembako tidak serta merta diterapkan. Penerapan PPN sembako tidak akan membabi buta.

Hal itu disampaikan Kemenkeu menanggapi beragam keluhan dan kritikan dari masyarakat terkait rencana pengenaan PPN 12 persen kepada produk sembako. Pihak Kemenkeu menganggap, bahwa kebijakan tersebut dinilai tepat dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Staf Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) Praswoto Yustinus mengatakan, pajak merupakan pilar penyangga eksistensi negara. Oleh karena itu, di tengah pandemi saat ini menjadi kesempatan untuk menyesuaikan kembali pengenaan pajak.

“Ini perlu disiapkan dan didiskusikan di saat pandemi, justru karena kita bersiap. Bukan berarti akan serta merta diterapkan di saat pandemi. Ini poin penting,” tulis Praswoto di akun Twitternya yang dikutip Kamis (10/6/2021).

Praswoto mengatakan kebijakan pengenaan PPN juga akan lebih dulu didiskusikan bersama wakil rakyat dan pemangku kepentingan terkait, supaya pembiayaan di tengah pandemi tidak melulu andalkan utang.

“Pemerintah mengajak para pemangku kepentingan termasuk pelaku usaha dan DPR, untuk bersama-sama memikirkan. Jika saat pandemi kita bertumpu pada pembiayaan utang karena penerimaan pajak turun, bagaimana dengan pasca-pandemi? Tentu saja kembali ke optimalisasi penerimaan pajak,” ujarnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button