INDOPOSCO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi serangan militer AS terhadap Pulau Qeshm di Iran, Jumat (6/11/2026) waktu setempat. Langkah itu diambil di tengah menguatnya klaim Washington mengenai kemajuan dalam proses negosiasi dengan Teheran.
“Kami melakukan serangan kecil,” kata Trump kepada wartawan di West Palm Beach, Florida seperti dilansir dari Al Jazeera, Sabtu (7/11/2026).
Masih dengan gaya sesumbarnya, Trump mengklaim bahwa serangan terhadap pulau strategis militer di dekat Selat Hormuz itu berlangsung singkat.
“Mereka membangun perangkat pertahanan udara kecil, dan kami menghancurkannya dalam waktu sekitar 15 menit, mungkin lima menit,” ucap Trump.
Pernyataan Trump disampaikan setelah media pemerintah Iran melaporkan dua serangan rudal di kawasan Suza, Pulau Qeshm, di Selat Hormuz, yang merupakan rute penting bagi pengiriman minyak.
Lembaga penyiaran pemerintah IRIB Iran juga melaporkan pernyataan militer Iran yang menyebutkan bahwa pasukan pertahanan udara mereka mencegat dan menghancurkan sebuah drone MQ-9 Amerika di atas Pulau Qeshm.
Menanggapi laporan ledakan yang terdengar di Qeshm, Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah mengklaim bahwa situasi relatif aman.
Konflik antara Amerika Serikat dan Iran belum mereda, ketegangan justru memuncak seiring dengan dinamika politik domestik AS dan hasil pemilu paruh waktu (sela).(dan)



















