• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menkop: ODA Smart Factory Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 3 November 2026 - 16:16
in Ekonomi
ferry

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dalam sambutannya pada acara Penutupan Proyek ODA Smart Factory Korea Selatan - Indonesia serta Peluncuran Asosiasi Inovasi Teknologi Koperasi dan UKM (AVITEK KUKM) di Jakarta, Selasa (3/11/2026). Foto: Dok Kemenkop

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program Kemitraan antara Korea dengan Indonesia dalam proyek Official Development Assistance (ODA) Smart Factory resmi ditutup setelah berjalan selama tiga tahun sejak kick off dilakukan pada tahun 2023.

Melalui program ini, pemerintah Indonesia, Asosiasi INNOBIZ (Korea Selatan) serta BINUS University bekerja sama untuk mengimplementasikan transformasi digital, penerapan kecerdasan artifisial (AI), serta peningkatan daya saing bagi koperasi dan UKM di Indonesia.

BacaJuga:

Pertamina Sepakati Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair

Kemendes dan PLN EPI Jadikan Desa Pemasok Biomassa untuk Pembangkit Listrik

Pertamina Drilling Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, Siapkan Talenta Masa Depan

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan Proyek ODA Smart Factory Korea Selatan–Indonesia karena telah mampu memberikan dampak yang positif bagi pengembangan koperasi dan UKM di Indonesia.

Meski program resmi berakhir, namun bukan berarti kerja sama strategis antara Korea dengan Indonesia juga berakhir. Hal ini justru dapat menjadi momentum bagi perluasan kerja sama bilateral yang lebih luas di masa mendatang.

“Kementerian Koperasi (Kemenkop) terbuka untuk memperluas kemitraan khususnya dalam pemanfaatan teknologi dan pengembangan smart factory dan smart farm serta penguatan kapasitas bagi koperasi ,” kata Menkop Ferry dalam sambutannya pada acara Penutupan Proyek ODA Smart Factory Korea Selatan – Indonesia serta Peluncuran Asosiasi Inovasi Teknologi Koperasi dan UKM (AVITEK KUKM) di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Hadir dalam acara tersebut Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soon GU, Senior Deputy Director International Trade and Cooperation Division, Ministry of SMEs and Startups Republik of Korea (MSS ROK) Yoon Sung Woong, Chairman INNOBIZ Association Chung Kwang Chun, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi (Kemenkop) Henra Saragih, Guru Besar Sistem Informasi BINUS University Prof. Dr. Ir. Meyliana.

Dalam seremoni tersebut juga dilakukan penyerahan buku laporan dan dokumentasi hasil proyek Smart Factory kepada Menkop Ferry Juliantono.

Menkop Ferry menegaskan bahwa melalui program ODA Smart Factory tersebut terbukti mampu memberikan pembelajaran yang sangat penting bagi penguasaan teknologi, pemanfaatan data, hingga otomatisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing koperasi dan UKM di Indonesia.

Salah satu hasil pentingnya adalah pengembangan Smart Factory Training Center (SFTC) di BINUS Bekasi sebagai fasilitas pembelajaran, pelatihan, dan pengembangan kompetensi di bidang manufaktur cerdas.

“Kami harap hasil dan praktek baik tidak berhenti pada kegiatan ini saja tetapi dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mempercepat proses modernisasi baik di koperasi atau UKM di Indonesia,” ucapnya.

Menkop menambahkan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mendorong koperasi dan UKM di Indonesia mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan mengambil bagian dalam rantai nilai ekonomi global.

Oleh karena itu, hasil dan pengalaman dari proyek ODA ini perlu ditindaklanjuti melalui penerapan yang konkret, pengembangan sumber daya manusia, perluasan transfer pengetahuan, serta replikasi praktik-praktik terbaik yang sesuai dengan kebutuhan koperasi dan UKM.

“Kami berharap program ini bisa menjadi bagian yang tidak terpisahkan agar koperasi dan UKM di Indonesia bisa berkembang. Saya juga mengucapkan selamat atas peluncuran AVITEK KUKM, semoga asosiasi ini dapat menjalankan peran strategisnya secara profesional, inklusif, dan berkelanjutan,” ucapnya.

Sementara itu Senior Deputy Director International Trade and Cooperation Division, Ministry of SMEs and Startups Republik of Korea (MSS ROK) Yo Sun Woong menyampaikan bahwa program ini menjadi momentum penting untuk membagikan pengalaman dan pengetahuan Korea yang telah berhasil membangun 30.000 smart factory dalam 10 tahun terakhir guna meningkatkan kualitas UKM di Indonesia.

Menurutnya program ODA ini dinilai melampaui ekspektasi, di mana 30 koperasi lokal berhasil mengadopsi teknologi serta mampu mencetak tenaga kerja profesional dan mandiri.

“Program ini memberikan peluang bertumbuh secara bersama, ini tidak bisa tercapai tanpa dukungan dari Kementerian Koperasi, Kementerian UMKM dan juga Binus University,” katanya.

Duta Besar Republik Korea Selatan untuk Indonesia Yoon Soon GU menekankan pentingnya kerja sama mendalam antara Korea dan Indonesia melalui pengembangan sektor koperasi dan UKM, terutama dalam menghadapi kebutuhan digitalisasi saat ini.

Dengan menerapkan teknologi serta pengalaman yang dimiliki oleh Korea, proyek ini dinilai sangat bermakna untuk memperluas landasan pertumbuhan ekonomi dan aktivasi daerah melalui transformasi digital.

“Korea dan Indonesia terus bekerjasama dalam berbagai bidang, agar semakin mendalam kita harus bisa berkembang bersama koperasi dan UKM. Mari kita sama-sama perluas landasan pertumbuhan,” katanya.

Chairman INNOBIZ Association Chung Kwang Chun, mengungkapkan bahwa program kerja sama yang telah berjalan selama empat tahun terakhir ini merupakan momentum bermakna untuk mencari arah kerja sama yang lebih strategis antara asosiasi Innobiz dan pemerintah Indonesia dalam meningkatkan proses produksi lokal dan membangun smart factory.

“Ke depannya, asosiasi Innobiz berkomitmen untuk memperluas pertukaran teknologi dan kerja sama bisnis antara kedua negara melalui inovasi – inovasi lainnya,” katanya.(srv)

Tags: Binus UniversityFerry JuliantonokemenkopODA Smart Factory

Berita Terkait.

Pertamina Sepakati Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair
Ekonomi

Pertamina Sepakati Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair

Rabu, 4 November 2026 - 20:48
dewanto
Ekonomi

Kemendes dan PLN EPI Jadikan Desa Pemasok Biomassa untuk Pembangkit Listrik

Rabu, 4 November 2026 - 14:04
abi
Ekonomi

Pertamina Drilling Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, Siapkan Talenta Masa Depan

Rabu, 4 November 2026 - 12:12
desa
Ekonomi

Menyalakan Harapan dari Desa Binaan Pertamina, Energi Bersih Jadi Penggerak Ekonomi

Rabu, 4 November 2026 - 11:11
adipec
Ekonomi

Tawarkan 65 Cekungan Migas Belum Dieksplorasi, Indonesia Bidik Investasi Global di ADIPEC 2026

Rabu, 4 November 2026 - 10:39
epi
Ekonomi

PLN EPI Amankan Pasokan LNG Masela 18 Tahun, Capai 600 Kargo

Rabu, 4 November 2026 - 10:20

OLAHRAGA

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar
Olahraga

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 4 November 2026 - 18:41

INDOPOSCO.ID - Persib Bandung menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat bertandang ke markas Melbourne Victory. Sempat tertinggal lebih dulu, Maung Bandung...

SelengkapnyaDetails
Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31
noc

Diplomasi Olahraga Okto, Indonesia Incar World Skate Championships di Bali

Rabu, 4 November 2026 - 13:13
piala

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Selasa, 3 November 2026 - 23:23
noc

2 Atlet Muda Wafat di Porprov Jateng, NOC Indonesia: Tak Ada Medali Seharga Nyawa

Selasa, 3 November 2026 - 21:21

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3266 shares
    Share 1306 Tweet 817
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2293 shares
    Share 917 Tweet 573
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1874 shares
    Share 750 Tweet 469
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.