INDOPOSCO.ID – Menjelang peringatan 500 tahun Jakarta, desakan agar akses masuk Pantai Ancol digratiskan mengemuka. Puluhan warga yang tergabung dalam Warga Jakarta Bersatu menggelar aksi pengumpulan satu juta tanda tangan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2026).
Aksi tersebut menjadi bentuk dorongan kepada pemerintah dan pengelola Ancol agar memberikan akses gratis bagi masyarakat yang ingin menikmati kawasan pantai, sekaligus menjadikannya kado istimewa untuk Jakarta pada usia lima abad.
“Kami mendukung bagaimana Ancol bisa gratis, targetnya sejuta, jadi kita minta sejuta tangan petisi untuk kepada masyarakat sebagai kado di mana sebentar lagi Jakarta menuju 5 abad, jadi kita ingin Jakarta di hari lahirnya yang 5 abad bisa menggratiskan akses gerbang masuk Ancol,” kata Koordinator Aksi Warga Jakarta Bersatu, Andi Nurcahyadi di kawasan CFD Thamrin, Jakarta, Minggu (1/11/2026).
Dalam aksi yang berlangsung bersamaan dengan kegiatan car free day (CFD) tersebut, peserta membentangkan kain putih sepanjang kurang lebih 30 meter. Kain itu dipenuhi tanda tangan warga sebagai bentuk dukungan terhadap tuntutan penghapusan tiket masuk gerbang Pantai Ancol.
Mayoritas peserta merupakan kaum ibu. Mereka juga aktif mengajak masyarakat yang melintas di kawasan Bundaran HI untuk ikut menandatangani petisi.
“Alhamdulillah antusiasme masyarakat begitu besar, ketika kita mengkampanyekan tiket masuk gratis Ancol ini, karena memang kita butuh hiburan khusus masyarakat Jakarta,” jelasnya
Setelah menggalang dukungan di Bundaran HI, rombongan melanjutkan aksi menuju kawasan Sarinah. Sambil membawa kain berisi tanda tangan, mereka membagikan air mineral dan makanan ringan kepada masyarakat.
Andi menilai biaya masuk Ancol masih menjadi kendala bagi sebagian keluarga yang ingin menikmati wisata pantai di Jakarta. Terlebih, pilihan wisata pantai di ibu kota dinilai terbatas.
“sementara liburan di pantai Jakarta cuma ada Ancol, sementara Ancol untuk biaya masuknya cukup mahal, kayak tiketnya aja untuk motor Rp25.000, orangnya 35 ribu Bagaimana kalau ngajak keluarga lima orang tentu makan banyak biaya” tambahnya.
Warga Jakarta Bersatu berharap tuntutan tersebut mendapat perhatian pemerintah dan pihak pengelola Ancol. Mereka menilai kawasan pesisir merupakan bagian dari ruang publik yang semestinya bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa terbebani biaya masuk.
Melalui gerakan sejuta tanda tangan ini, warga ingin momentum 500 tahun Jakarta tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menghadirkan kebijakan yang memperluas akses masyarakat terhadap ruang rekreasi dan kawasan pantai. (her)


















