• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BNI Bukukan PPOP Rp27,5 Triliun hingga Kuartal III 2026, Tertinggi dalam Sejarah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:41
in Ekonomi
bni

Jajaran manajemen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengikuti kegiatan Earnings Call kuartal III 2026 untuk memaparkan kinerja keuangan dan perkembangan bisnis perseroan. Foto: Dokumen BNI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan laba operasional sebelum pencadangan (pre-provision operating profit/PPOP) sebesar Rp27,5 triliun hingga kuartal III 2026. Angka tersebut tumbuh 11,6 persen secara tahunan (year on year/YoY) dan menjadi pencapaian tertinggi perseroan untuk periode sembilan bulan hingga kuartal III.

Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit, penguatan dana murah, serta peningkatan pendapatan berbasis bunga dan jasa. Hingga September 2026, penyaluran kredit BNI tumbuh 22,2 persen YoY menjadi Rp992,5 triliun, sedangkan dana murah atau current account savings account (CASA) meningkat 19,6 persen menjadi Rp733,7 triliun.

BacaJuga:

Siap Hadapi Tantangan Energi ASEAN, Pertamina dan ASCOPE Perkuat Kolaborasi

Potensi Sektor Tekstil Menguat, Ekspor Produk Fesyen Tembus USD 5,9 Miliar

Dirut BRMS Tambah 5,9 Juta Saham BRMS, Total Kepemilikan Jadi 11,4 Juta

Di tengah dinamika ekonomi global dan tekanan margin industri perbankan, BNI juga membukukan laba bersih Rp16,1 triliun, naik 6,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross membaik dari 2 persen menjadi 1,9 persen.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, capaian tersebut mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkualitas melalui penguatan fundamental dan pengelolaan risiko.

“Di tengah dinamika pasar yang menantang, BNI tetap menjaga momentum pertumbuhan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan disiplin dalam pengelolaan risiko. Fokus kami adalah memperkuat fundamental dan produktivitas untuk menciptakan pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Putrama dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).

Dari sisi pendapatan, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BNI tumbuh 13,6 persen YoY menjadi Rp33,2 triliun. Sementara itu, pendapatan berbasis komisi dan jasa (fee-based income) meningkat 8,3 persen menjadi Rp13,9 triliun.

Transaksi Digital Meningkat

Transformasi digital menjadi salah satu penopang pertumbuhan bisnis BNI. Hingga September 2026, jumlah pengguna aplikasi wondr by BNI mencapai 16,6 juta, tumbuh 58 persen YoY. Nilai transaksi melalui aplikasi tersebut tercatat Rp1.774 triliun, meningkat 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada segmen korporasi dan bisnis, BNIdirect membukukan nilai transaksi Rp9.324 triliun atau tumbuh 16 persen YoY. Jumlah penggunanya mencapai 293.000, meningkat 19 persen secara tahunan.

Pengembangan layanan digital tersebut diperkuat melalui transformasi jaringan cabang dengan inisiatif BRAVE (Branch, Region & Area Value Empowerment). Program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas kantor cabang, aktivitas transaksi, serta penghimpunan dana murah.

“Integrasi layanan digital dan jaringan cabang memungkinkan BNI memperluas jangkauan layanan, meningkatkan transaksi, sekaligus memperkuat hubungan dengan nasabah di berbagai segmen,” jelas Putrama.

Kredit Tumbuh, Dana Murah Menguat

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena menjelaskan, pertumbuhan kredit dilakukan secara selektif di seluruh segmen dengan menerapkan standar analisis kelayakan kredit (underwriting) yang disiplin. Strategi tersebut mendorong pangsa pasar kredit BNI meningkat 113 basis poin (bps) secara tahunan menjadi 10,6 persen.

Dari sisi pendanaan, pertumbuhan CASA sebesar 19,6 persen menjadi Rp733,7 triliun didukung penguatan layanan transaksi melalui BNIdirect dan wondr by BNI.

Hingga September 2026, dana giro BNI tumbuh 25,9 persen YoY, melampaui pertumbuhan industri sebesar 9,8 persen berdasarkan data Agustus 2026. Pangsa pasar giro BNI meningkat 120 bps menjadi 13,2 persen, sedangkan pangsa pasar tabungan naik 10 bps menjadi 9,2 persen, sejalan dengan pertumbuhan tabungan sebesar 11,6 persen.

Meski demikian, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) BNI turun 30 bps menjadi 3,5 persen, sejalan dengan tekanan margin di industri perbankan. Penurunan tersebut terutama dipengaruhi penyesuaian imbal hasil kredit (loan yield) dari 7,3 persen menjadi 6,9 persen.

Sementara itu, biaya dana (cost of fund/CoF) relatif terkendali, turun dari 2,83 persen menjadi 2,77 persen. BNI menyebut pertumbuhan CASA menjadi salah satu faktor yang mendukung pengelolaan biaya pendanaan tersebut.

“Pertumbuhan kredit yang selektif dan penguatan dana murah menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan profitabilitas. Kami terus mengoptimalkan struktur pendanaan agar pertumbuhan tetap sehat dan berkelanjutan,” ujar Paolo.

Kualitas Aset dan Permodalan Terjaga

Direktur Risk Management BNI David Pirzada mengatakan, kualitas aset perseroan menunjukkan perbaikan. Hal ini tercermin dari penurunan rasio loan at risk (LaR) dari 10,4 persen menjadi 7,8 persen dan NPL gross dari 2 persen menjadi 1,9 persen.

Untuk mengantisipasi potensi risiko kredit, BNI mempertahankan rasio total pencadangan terhadap kredit sebesar 3,8 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri sebesar 3,5 persen. Adapun rasio pencadangan terhadap kredit bermasalah (NPL coverage ratio) tercatat 193,3 persen.

“Pengelolaan risiko dilakukan sejak penetapan sektor prioritas, analisis kelayakan debitur, hingga pemantauan pascapenyaluran kredit, didukung sistem peringatan dini yang terus diperkuat,” ungkap David.

Dari sisi likuiditas dan permodalan, BNI mencatat rasio loan to deposit (LDR) sebesar 87,9 persen, Liquidity Coverage Ratio (LCR) 143,4 persen, dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) 128,4 persen. Sementara itu, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) berada di level 19,2 persen.

Posisi tersebut menjadi modal bagi perseroan untuk melanjutkan ekspansi bisnis sekaligus menjaga kemampuan menghadapi potensi risiko.

Fokus Pertumbuhan Berkelanjutan pada Kuartal IV

Memasuki kuartal IV 2026, BNI akan melanjutkan strategi penguatan pendanaan berbasis transaksi, pertumbuhan kredit secara selektif, pengelolaan risiko yang disiplin, serta transformasi digital dan jaringan layanan.

Perseroan juga terus mendorong pembiayaan ke sektor produktif dan memperkuat tata kelola perusahaan sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan perekonomian nasional.

Dengan dukungan pertumbuhan kredit, peningkatan transaksi digital, penguatan dana murah, serta kualitas aset yang terjaga, BNI berupaya mempertahankan momentum pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika industri perbankan. (srv)

Tags: bnikinerja perusahaanPerbankan

Berita Terkait.

Pulihkan Ekonomi Kalbar Pascakarhutla, Menteri UMKM Gandeng Kampus Cetak Wirausaha Baru
Ekonomi

Siap Hadapi Tantangan Energi ASEAN, Pertamina dan ASCOPE Perkuat Kolaborasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27
Lebih dari 200 Ribu Peluang Kerja Luar Negeri Belum Terserap, Begini Respons Menteri PPMI
Ekonomi

Potensi Sektor Tekstil Menguat, Ekspor Produk Fesyen Tembus USD 5,9 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:15
brm
Ekonomi

Dirut BRMS Tambah 5,9 Juta Saham BRMS, Total Kepemilikan Jadi 11,4 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:31
bca
Ekonomi

BCA Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM di Cibubur dan Pontianak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:21
mega
Ekonomi

Pertamina Kaji Teknologi Distribusi Gas Bersama Jepang, Perkuat Ketahanan Energi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:11
bbri
Ekonomi

Sektor Produktif Jadi Fokus, BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta UMKM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:01

OLAHRAGA

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda
Olahraga

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Editor Dilianto
Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21

INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi perjuangan Kontingen Indonesia yang berhasil meraih 15 medali emas pada Asian Para...

SelengkapnyaDetails
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06
kane

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:36

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5021 shares
    Share 2008 Tweet 1255
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektare di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.