INDOPOSCO.ID – Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menambah armada operasi udara guna memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jawa Timur.
Langkah itu diambil guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas di sejumlah titik pegunungan di Jawa Timur, khususnya kawasan Gunung Arjuno, Bromo, Semeru, Butak, hingga Ijen.
Kepala BNPB Kristomei Sianturi menyatakan, penambahan satu helikopter water bombing dari Kalimantan Selatan akan dikirim menuju Malang. Satu pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari Kalimantan Barat juga dikerahkan untuk memaksimalkan potensi guna di wilayah Jawa Timur.
“Hari ini tadi saya sudah sampaikan kepada Direktur Pengelolaan Operasi untuk menambah satu helikopter dari Kalsel ke Malang, terutama untuk water bombing, dan satu lagi pesawat OMC dari Kalbar untuk mendukung operasi modifikasi cuaca yang ada di Jawa Timur,” kata Kristomei Sianturi dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Penambahan armada dari pusat itu melengkapi berbagai upaya darat dan udara yang sebelumnya telah digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Pemprov Jatim mencatat sebanyak 462 kali pesawat water bombing telah diterbangkan, di samping penggunaan teknologi drone water spray berkapasitas 100 liter untuk menjangkau areal tebing curam yang sulit diakses tim darat.
“Kita harapkan dengan tambahan alutsista ini, kita bisa dengan cepat dan kebakaran pun tidak membara atau meluas,” ujar Kristomei.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, karhutla selama masa siaga darurat itu telah melanda 26 kabupaten/kota dengan total 184 kejadian. Luas lahan terbakar menembus 11.449 hektar, 77,05 persen di antaranya merupakan kawasan hutan konservasi. (dan)

















