INDOPOSCO.ID – Wisatawan kini dapat memesan berbagai paket wisata di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), secara online langsung dari pengelola lokal. Sebanyak 24 paket wisata dari 19 pengelola telah tersedia di marketplace Atourin, sebagai hasil program pendampingan digital yang digagas BAKTI Komdigi bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Atourin.
Paket wisata tersebut dapat diakses melalui laman atourin/sumbawa. Wisatawan bisa melihat pilihan aktivitas, durasi perjalanan, fasilitas, dan harga, kemudian melakukan pemesanan serta pembayaran langsung melalui platform tersebut. Harga paket yang tersedia bervariasi, mulai dari Rp5 ribu hingga Rp1,3 juta.
Kehadiran paket wisata di marketplace ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan bertajuk Pembuatan Paket Wisata untuk Dipasarkan Melalui Online Travel Agent (OTA) pada 11-13 Agustus 2026 di Aula BKPSDM Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan yang diselenggarakan BAKTI Komdigi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa dan Atourin itu diikuti 30 peserta secara luring serta 50 peserta secara daring melalui titik Akses Internet dan BTS BAKTI di wilayah Kabupaten Sumbawa.
Setelah pelatihan, Atourin melanjutkan pendampingan secara online hingga 16 Oktober 2026. Para peserta mendapatkan bimbingan mulai dari penyusunan rencana perjalanan (itinerary), penghitungan harga jual, penulisan deskripsi produk, penyiapan foto, hingga proses pengunggahan paket ke platform. Sebelum dipasarkan, setiap paket juga melalui proses kurasi untuk memastikan informasi yang disajikan kepada calon wisatawan jelas dan lengkap.
Pilihan wisata yang tersedia mencakup beragam pengalaman, mulai dari wisata hiu paus di Teluk Saleh, wisata bahari dan pulau, wisata desa dan budaya, hingga petualangan alam dan agrowisata. Beberapa di antaranya adalah Open Trip Whaleshark dari My Sumbawa Trip, tur hiu paus dari Go Whale Shark Sumbawa, One Day Trip Explore Gili Meriam dari Sangor Eco Village, serta wisata kuliner Lesehan Apung Pulau Bungin.
Wisatawan juga dapat menjelajahi Karaci dan Kolam Alami Tiu Pasai di Desa Wisata Sapitu Lape, wisata sejarah megalitikum di Moyo Hulu, Tracking and Tour the Village dari Marente Ecotourism, serta pengalaman Night Thermal & Living Local di Desa Wisata Air Panas Maronge. Pilihan wisata alam lainnya meliputi Trekking Jelajah Batu Rotok, Kaduk Village Escape, dan Sarea Farm di Semongkat.
Perwakilan BAKTI Komdigi, Inneke Lady, mengatakan program tersebut dirancang agar pelatihan digital tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi menghasilkan produk wisata yang benar-benar dapat dipasarkan.
“Pelatihan ini tidak berhenti di ruang kelas. Hari ini wisatawan dari mana saja sudah bisa menemukan dan memesan paket wisata yang dibuat langsung oleh masyarakat Sumbawa. Infrastruktur digital yang dibangun BAKTI baru terasa manfaatnya saat masyarakat menggunakannya untuk menambah pendapatan,” ujar Inneke, dikutip Kamis (22/10/2026).
Chief Executive Officer (CEO) Atourin, Benarivo Triadi Putra, menilai tantangan pelaku wisata desa tidak hanya terletak pada potensi destinasi, tetapi juga kemampuan mengemas potensi tersebut menjadi produk yang menarik dan siap dibeli secara online.
“Tantangan terbesar pelaku wisata desa biasanya bukan potensinya, tetapi cara mengemasnya menjadi produk yang bisa dibeli. Selama pendampingan, kami bekerja bersama pengelola sampai paketnya benar-benar siap dijual. Tugas berikutnya adalah mendatangkan wisatawan, dan itu yang kami dorong lewat program PRIVILLAGE,” katanya.
Untuk mendorong pemesanan dan kunjungan wisatawan, Atourin menghadirkan program PRIVILLAGE berupa voucher potongan harga untuk paket wisata desa yang dipesan melalui situs atau aplikasi Atourin. Wisatawan cukup memasukkan kode voucher PRIVILLAGE saat melakukan pembayaran (checkout).
Besaran diskon disesuaikan dengan nilai transaksi. Untuk transaksi di atas Rp300 ribu, wisatawan memperoleh potongan Rp100 ribu. Transaksi Rp100 ribu hingga Rp299.999 mendapat diskon Rp50 ribu, transaksi Rp10 ribu hingga Rp99.999 mendapat potongan Rp10 ribu, sedangkan transaksi Rp5 ribu hingga Rp9.999 memperoleh diskon Rp5 ribu.
Sebagai contoh, paket Tur Hiu Paus satu hari seharga Rp700 ribu bisa dipesan dengan harga Rp600 ribu setelah potongan Rp100 ribu. Sementara itu, paket Kolam Alami Tiu Pasai seharga Rp100 ribu bisa diperoleh dengan harga Rp50 ribu setelah diskon.
Program PRIVILLAGE berlaku hingga November 2026 dengan kuota terbatas. Satu pengguna dapat menggunakan voucher lebih dari satu kali sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Informasi paket wisata tersedia di atourin/sumbawa, sedangkan ketentuan voucher dapat diakses melalui atourin/privillage.
“Kami ingin paket yang baru tayang ini langsung mendapat pembeli pertamanya. Ulasan dan pengalaman wisatawan pertama akan sangat membantu pengelola lokal membangun kepercayaan di pasar online,” jelas Benarivo.
Melalui kolaborasi tersebut, BAKTI Komdigi, Pemkab Sumbawa, dan Atourin berharap para pengelola yang telah bergabung dapat menjadi penggerak pemasaran digital atau local champion bagi pelaku wisata lainnya. Pengelola wisata di Kabupaten Sumbawa yang belum bergabung juga didorong untuk mendaftarkan paketnya agar makin banyak potensi wisata lokal yang dapat dijangkau pasar lebih luas.(rmn)

















