INDOPOSCO.ID – Tiga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mitra binaan PT Pertamina (Persero) meraih penghargaan UKM Pangan Award 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas inovasi dan kualitas produk pangan lokal sekaligus memperkuat daya saing UMKM Indonesia di pasar domestik maupun internasional.
Ketiga UMKM tersebut adalah Ning Niniek Bumbu Ireng asal Surabaya, Bananania dari Sleman, dan Fisnack Kerupuk Kulit Ikan Patin asal Bogor. Mereka dinilai mampu mengembangkan produk pangan unggulan melalui inovasi dan peningkatan kualitas produk.
Ning Niniek Bumbu Ireng meraih penghargaan kategori Bumbu Masakan dan Bumbu Dapur. Sementara itu, Bananania memperoleh penghargaan melalui produk Cookies Granola pada kategori Produk Makanan Ringan/Camilan. Adapun Fisnack Kerupuk Kulit Ikan Patin mendapatkan penghargaan dalam kategori khusus Produk Inovatif.
Penghargaan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Ditjen PDN) Kementerian Perdagangan tersebut diserahkan pada pembukaan Pangan Nusa Expo 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (14/10/2026).
UKM Pangan Award merupakan ajang tahunan untuk mengapresiasi pelaku UMKM yang berhasil mengembangkan produk pangan lokal melalui inovasi, kualitas, dan daya saing. Menteri Perdagangan Budi Santoso turut mengapresiasi para penerima penghargaan atas upaya berkelanjutan dalam mengembangkan produk lokal Indonesia menjadi produk unggulan.
Salah satu penerima penghargaan, Sofiani, pemilik Bananania, mengatakan dukungan Pertamina Foundation melalui program PFpreneur pada 2020 menjadi titik balik bagi usahanya yang terdampak pandemi Covid-19.
“Pada saat kami terpuruk, Pertamina hadir. Melalui bimbingan, pelatihan, dan kesempatan pameran di dalam maupun luar negeri seperti ke Osaka, Jepang, usaha kami perlahan bangkit kembali. Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi kami untuk terus berkembang,” jelasnya.
Perjalanan serupa dialami Fisnack, UMKM yang mengembangkan aneka produk olahan berbahan dasar ikan dan kulit ikan. Bergabung sebagai mitra binaan Pertamina sejak 2022, Fisnack mengikuti berbagai program pengembangan usaha, termasuk Pertamina UMK Academy dan Pertapreneur Aggregator.
Berbagai program tersebut memberikan kesempatan bagi Fisnack untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan eksposur produk. Upaya pengembangan usaha itu turut mendukung penetrasi produknya ke pasar ekspor, termasuk Taiwan. Fisnack juga berhasil masuk dalam 10 penerima penghargaan UKM Pangan Award 2026 setelah melalui sejumlah tahapan penilaian.
Sementara itu, Sri Wahyuni, pemilik Ning Niniek Bumbu Ireng, merasakan manfaat pendampingan Pertamina melalui akses pemasaran dan permodalan. Dukungan tersebut membantu pengembangan produk bumbu dan sambal siap saji hingga dikenal di pasar internasional, termasuk Belgia, Hong Kong, dan Taiwan.
VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, perusahaan terus mendorong UMKM mitra binaan agar berinovasi, meningkatkan kapasitas usaha, dan memperluas jangkauan pemasaran sehingga mampu naik kelas hingga menembus pasar global.
“Penghargaan UKM Pangan Award 2026 membuktikan bahwa UMKM mitra binaan Pertamina tidak pernah berhenti belajar, berinovasi dan mengikuti pemenuhan standar regulasi pangan global, sehingga bisa menghadirkan produk lokal berkualitas, berdaya saing baik di pasar domestik maupun global,” katanya.
Pertamina berharap keberhasilan ketiga UMKM tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus meningkatkan kualitas produk, mengembangkan inovasi, serta memanfaatkan peluang pasar yang lebih luas. Melalui pendampingan dan penguatan akses pemasaran, UMKM diharapkan semakin mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus membawa produk pangan lokal Indonesia bersaing di pasar internasional.(srv)

















