INDOPOSCO.ID – Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Banten ke-VII dipastikan akan digelar di Kabupaten Lebak. Ketua KADIN Banten menyebut pemilihan Lebak sebagai bentuk komitmen pemerataan ekonomi.
Musprov VII dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 4 November 2026, di Hotel Grand Keisha, Rangkasbitung.
“Ini bagian dari komitmen pemerataan. Selama ini kegiatan besar Kadin cenderung terpusat di wilayah utara-industri seperti Serang, Cilegon, dan Tangerang. Kami ingin menunjukkan Kadin hadir untuk seluruh Banten,” ungkap Ketua KADIN Banten H. Mochamad Azzari Jayabaya kepada INDOPOSCO,Sabtu (17/10/2026).
Menurutnya pria yang akrab disapa Amal Jayabaya ini, Lebak memiliki potensi besar yang belum tergarap maksimal, mulai dari pariwisata Badui dan kawasan selatan, pertanian, perikanan, hingga UMKM. Menggelar Musprov di Rangkasbitung menjadi sinyal bahwa pembangunan ekonomi harus menjangkau Banten selatan.
Terkait persiapan, pihaknya menyebut progres sudah mencapai 70 persen. Kepanitiaan telah terbentuk, lokasi final, dan koordinasi dengan KADIN Indonesia serta Pemprov Banten terus berjalan.
Ia berharap Musprov berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan yang kuat serta diterima semua pihak.
“Lebih dari sekadar pergantian pengurus, saya ingin Musprov ini melahirkan arah dan program kerja yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh dunia usaha Banten,” kata Amal.
Ada tiga hasil konkret yang ditargetkan. Pertama, kepengurusan baru yang solid dan merangkul kabupaten/kota. Kedua, program kerja pro-UMKM meliputi akses pembiayaan, digitalisasi, dan peningkatan SDM. Ketiga, penguatan peran KADIN sebagai penghubung pengusaha daerah dengan investasi.
“Intinya, pengusaha daerah harus naik kelas, bukan hanya jadi penonton,” tegasnya.
Ia juga menegaskan pelaksanaan Musprov akan berpegang penuh pada AD/ART dan Pedoman Organisasi, dilakukan secara terbuka dan mengutamakan musyawarah mufakat.
“Seluruh proses mulai pengesahan tata tertib, pemilihan pimpinan sidang dari peserta, sampai pemilihan Ketua Umum dilakukan terbuka. Dengan aturan main yang jelas dan hak suara yang setara, insya Allah hasilnya legitimate,” ujarnya.
Terakhir, KADIN Banten menyatakan siap menjadi mitra strategis Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni untuk menarik investasi, memperkuat UMKM, dan mendorong ketahanan ekonomi daerah.(yas)

















