INDOPOSCO.ID – Danantara Indonesia Trust menyiapkan dana filantropi sebesar USD100 juta atau setara Rp1,79 triliun per tahun untuk mendukung berbagai program sosial strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan air bersih dan sanitasi.
Langkah ini mendapat apresiasi dari Aliansi Mahasiswa dan Milenial untuk Indonesia (AMMI) yang menilai komitmen tersebut sebagai upaya positif dalam memperluas manfaat pembangunan nasional bagi masyarakat.
Ketua AMMI, Nur Hasanah, menyampaikan apresiasi kepada Rosan Perkasa Roeslani selaku Chief Executive Officer (CEO) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan Pembina Danantara Indonesia Trust atas dorongan penguatan kontribusi sosial melalui Danantara Indonesia Trust.
Menurutnya, inisiatif tersebut menunjukkan pentingnya mengintegrasikan penciptaan nilai ekonomi dengan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami mengapresiasi Pak Rosan Roeslani yang mendorong penguatan peran Danantara tidak hanya dalam pengelolaan investasi strategis, tetapi juga dalam mendukung program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Komitmen dana filantropi Rp1,79 triliun per tahun merupakan langkah penting untuk memperkuat pembangunan manusia dan memperluas akses terhadap layanan dasar,” ungkap Nur Hasanah dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Menurutnya, pendidikan, kesehatan, serta air bersih dan sanitasi merupakan sektor fundamental yang menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, dukungan pendanaan melalui program filantropi diharapkan dapat membantu menjawab berbagai tantangan sosial sekaligus memperkuat pemerataan kesempatan bagi masyarakat.
Nur Hasanah menilai, program beasiswa bagi mahasiswa, peningkatan kapasitas tenaga medis dan tenaga kesehatan, serta pengembangan akses air bersih dan sanitasi merupakan bentuk investasi sosial yang memiliki dampak jangka panjang. Program-program tersebut tidak hanya membantu penerima manfaat secara langsung, tetapi juga berpotensi meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa.
“Pembangunan yang berkualitas bukan hanya tentang besarnya investasi atau pertumbuhan ekonomi, melainkan juga tentang bagaimana hasil pembangunan bisa dirasakan oleh masyarakat luas. Karena itu, kami melihat inisiatif Danantara Indonesia Trust sebagai langkah strategis untuk memperkuat dimensi sosial pembangunan nasional,” tambahnya.
AMMI juga menilai kepemimpinan Rosan Perkasa Roeslani penting dalam mendorong agar pengelolaan investasi dan kontribusi sosial dapat berjalan beriringan. Dengan tata kelola yang baik, Danantara diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan bahwa program-program sosial yang dijalankan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.
Meski demikian, AMMI menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam pelaksanaan program filantropi tersebut. Informasi mengenai penyaluran dana, penerima manfaat, serta capaian program perlu disampaikan secara terbuka agar masyarakat dapat menilai dampak yang dihasilkan.
Nur Hasanah berharap, program tersebut juga dapat menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, termasuk mahasiswa dari keluarga kurang mampu, masyarakat di wilayah tertinggal, serta daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan dan air bersih.
“Kami berharap komitmen ini dapat dijalankan secara konsisten, transparan, dan tepat sasaran. Dukungan filantropi harus menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk mengurangi kesenjangan akses pendidikan dan kesehatan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
AMMI mendorong agar kolaborasi antara Danantara Indonesia Trust, pemerintah, perguruan tinggi, organisasi sosial, dan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting agar dana filantropi dapat dikelola secara efektif dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai daerah.
“Inisiatif filantropi yang berorientasi pada kepentingan rakyat patut didukung, dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, pemerataan, dan keberlanjutan sebagai landasan pelaksanaannya,” pungkasnya.(rmn)

















