INDOPOSCO.ID – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menampik kabar pemerintah menolak tawaran bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Malaysia. Komunikasi antarkedua negara diklaim masih berlangsung.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Kemenko Polkam Brigjen TNI Honi Havana menyatakan, bahwa bantuan dari Malaysia sedang dalam pembahasan lewat Kementerian Luar Negeri (Kemlu).
”Status komunikasi (Indonesia dengan Malaysia) ini tentunya sedang on going, kanal tentunya melalui Kementerian Luar Negeri,” kata Honi di Jakarta dikutip Kamis (15/10/2026).
Pemerintah mengapresiasi tawaran tersebut karena dinilai bermanfaat bagi masyarakat, serta menyampaikan bahwa kedua negara masih mendiskusikan sejumlah hal teknis terkait bantuan tersebut.
“Tidak ada kata kita menolak, tidak. Karena ini untuk kepentingan masyarakat kita juga dan kita mengapresiasi tawaran itu. Tentunya banyak hal yang didiskusikan,” ujar Honi.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memiliki kewenangan untuk mengukur kebutuhan ihwal bantuan penanganan karhutla. Mekanisme itu serupa dengan langkah yang diambil oleh Pemerintah Indonesia saat menerima bantuan dari Jepang.
”Operasionalnya di BNPB, atau kalau nanti bantuan pesawat maupun personelnya itu militer nanti tentunya dari Kementerian Pertahanan,” imbuh Honi.
Juru Bicara (Jubir) Kemlu Yvonne Mewengkang mengapresiasi tawaran bantuan dari negara-negara sahabat untuk memperkuat upaya penanggulangan karhutla, termasuk tawaran bantuan dari Malaysia.
Menurutnya, kedua negara sudah menjalin komunikasi. Tawaran bantuan disampaikan langsung oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid bin Hamidi kepada Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kehormatan pada 18 September lalu.
”Tawaran bantuan dalam kerangka kerja sama bilateral ini telah ditanggapi dengan baik oleh Indonesia, termasuk melalui pernyataan presiden Republik Indonesia setelah pertemuan tersebut,” kata Yvonne terpisah di Jakarta, Selasa (13/10/2026).(dan)

















