INDOPOSCO.ID – Komisi XII DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp27,37 triliun. Anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus memperluas akses energi bagi masyarakat di berbagai daerah.
Persetujuan itu ditetapkan dalam rapat kerja pembahasan penyesuaian RKA-K/L Tahun Anggaran 2027 sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran DPR RI bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Ruang Rapat Komisi XII, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Marcus Mekeng mengatakan persetujuan pagu anggaran tersebut merupakan bagian dari komitmen DPR dan pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional serta memastikan pemerataan akses listrik hingga wilayah pelosok.
“Komisi XII DPR RI menyetujui Pagu Anggaran Kementerian ESDM RI Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp27.372.845.631.000,” ujar Melchias saat membacakan kesimpulan rapat kerja yang kemudian disahkan dengan ketukan palu.
Melchias menegaskan, anggaran yang telah disepakati harus dioptimalkan untuk program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Alokasi terbesar di antaranya diberikan kepada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi sebesar Rp11,34 triliun dan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan sebesar Rp10,44 triliun.
“Penetapan postur anggaran ini kita harapkan fokus pada penyediaan infrastruktur energi yang vital bagi masyarakat, mulai dari perluasan jaringan listrik desa, sambungan gas rumah tangga, hingga program konversi energi bersih,” jelasnya.
Berdasarkan rincian anggaran yang disepakati, sejumlah program infrastruktur energi mendapat alokasi cukup besar. Program Listrik Desa (Lisdes) memperoleh Rp9,31 triliun, Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas) Rp5,21 triliun, serta pembangunan Pipa Gas Transmisi Dumai-Sei Mangkei (Dusem) sebesar Rp3,94 triliun.
Selain itu, program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat juga mendapat alokasi, antara lain Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) sebesar Rp949 miliar, Kompor Listrik Rp815,56 miliar, Konversi Motor Listrik Rp635,24 miliar, serta Bantuan Konverter Kit Petani sebesar Rp158,5 miliar.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasi kepada Komisi XII DPR RI yang turut mengawal pembahasan dan memperjuangkan penambahan anggaran Kementerian ESDM dalam pembahasan bersama Badan Anggaran DPR RI.
“Saya ucapkan terima kasih, terutama permohonan tentang penambahan anggaran yang telah diperjuangkan oleh Komisi XII di Badan Anggaran, semoga ini menjadi bagian dari optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bahlil.
Ia juga mengapresiasi sinergi DPR dan pemerintah selama proses penyusunan RKA-K/L Tahun Anggaran 2027.
“Saya juga mengucapkan terima kasih atas seluruh kerja sama selama proses masa persidangan pembahasan anggaran 2027 ini,” tuturnya.(dil)

















