• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov Banten Siagakan Seluruh Layanan Kesehatan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 7 September 2026 - 09:12
in Daerah
Ilustrasi sejumlah orang memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi sejumlah orang memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak kesehatan akibat paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Seluruh fasilitas kesehatan (faskes) dan tenaga kesehatan (nakes) di wilayah Banten diminta bersiaga untuk mengantisipasi munculnya gangguan kesehatan masyarakat, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kesiapsiagaan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Nomor 400.7/3234/DINKES/2026. Melalui surat edaran itu, seluruh rumah sakit, puskesmas, laboratorium kesehatan masyarakat (labkesmas), balai kekarantinaan, hingga pos kesehatan diminta mengaktifkan layanan siaga 24 jam sesuai tingkat risiko dan rencana kontingensi daerah.

BacaJuga:

PEP Tanjung Perkuat Ketahanan Warga Tabalong Hadapi Kemarau

Bea Cukai Merauke Siapkan Dukungan Kepabeanan untuk Pembukaan Koridor Logistik di Perbatasan Indonesia-PNG

Modus Baru! Bea Cukai Sumbawa Tindak 200 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Truk Berpendingin

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, mengatakan pihaknya bergerak cepat merespons kondisi di lapangan, termasuk keluhan masyarakat yang berkaitan dengan gangguan pernapasan.

“Saat ini kasusnya memang masih dalam batas normal. Namun demikian, kami bersama seluruh tenaga kesehatan tetap bersiaga sesuai arahan dari Bapak Gubernur Banten agar ke depan tidak terjadi lonjakan kasus,” ujar Ati, Senin (7/9/2026).

Dia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi paparan abu vulkanik berlangsung. Jika harus beraktivitas di luar rumah, masyarakat diminta menggunakan masker untuk mengurangi risiko menghirup partikel abu vulkanik.

Dinas Kesehatan Banten memastikan stok masker saat ini dalam kondisi aman dan dapat didistribusikan kepada masyarakat terdampak. Selain itu, Pusat Krisis (Crisis Center) Kementerian Kesehatan juga akan menyalurkan bantuan masker ke sejumlah wilayah yang terdampak, termasuk Banten, Lampung, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Menurut Ati, abu vulkanik mengandung partikel dengan ukuran mulai dari kasar hingga sangat halus serta sejumlah gas yang bersifat iritan. Paparan tersebut dapat menyebabkan iritasi pada hidung dan tenggorokan, batuk, sesak napas, serta memperburuk kondisi penderita asma maupun Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).

“Dampak lainnya meliputi gangguan mata, iritasi kulit, hingga kontaminasi sumber air dan pangan yang tidak tertutup rapat. Selain itu, ada risiko kecelakaan lalu lintas akibat berkurangnya jarak pandang dan jalanan yang licin,” jelasnya.

Untuk memitigasi berbagai risiko tersebut, Dinas Kesehatan Banten meminta seluruh faskes memastikan ketersediaan logistik dan obat-obatan esensial. Persiapan mencakup sistem rujukan, ambulans, tabung oksigen, pulse oximeter, obat bronkodilator, inhaler dan spacer, cairan pembilas mata steril, alat pelindung diri (APD), serta respirator partikulat seperti N95, KN95, dan KF94 bagi petugas.

Selain kesiapan fasilitas dan logistik, tenaga kesehatan di lapangan juga diminta melakukan surveilans harian terhadap kemungkinan peningkatan kasus gangguan pernapasan.

Pemantauan secara aktif diprioritaskan terhadap kelompok rentan, antara lain bayi, anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang memiliki penyakit kronis.

Data hasil pemantauan tersebut selanjutnya dianalisis dan dikoordinasikan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Lingkungan Hidup terkait kondisi kualitas udara, khususnya parameter PM2,5 dan PM10. Hasil pemantauan juga dilaporkan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

Di tingkat rumah tangga, masyarakat juga diminta melakukan sejumlah langkah pencegahan. Warga diimbau menutup rapat pintu, jendela, serta celah yang memungkinkan abu masuk ke dalam rumah. Tempat penampungan air dan makanan juga harus ditutup untuk mencegah kontaminasi abu vulkanik.

Saat membersihkan abu, masyarakat disarankan membasahinya terlebih dahulu agar partikel tidak mudah beterbangan. Warga juga diminta menghindari aktivitas menyapu abu dalam kondisi kering.

“Bila membersihkan abu, basahi secukupnya terlebih dahulu agar tidak beterbangan. Hindari menyapu kering. Selain itu, pastikan ketersediaan obat rutin bagi anggota keluarga dengan penyakit kronis tersedia cukup di rumah,” tutup Ati.

Sementara itu, dampak abu vulkanik juga menjadi perhatian di sektor pendidikan. Pemerintah daerah di Banten memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik terhadap kesehatan peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, mengatakan kegiatan belajar mengajar pada hari ini untuk sejumlah jenjang pendidikan dilaksanakan dari rumah.

“Hari ini seluruh kegiatan belajar mengajar dari tingkat SD (sekolah dasar) dan SMP (sekolah menengah pertama) dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh,” ucapnya.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi agar peserta didik tidak terlalu banyak beraktivitas di luar ruangan selama kondisi paparan abu vulkanik masih berlangsung. (yas)

Tags: Abu VulkanikAnak Gunung KrakatauErupsi Anak KrakatauPemprov Banten

Berita Terkait.

PEP Tanjung Perkuat Ketahanan Warga Tabalong Hadapi Kemarau
Daerah

PEP Tanjung Perkuat Ketahanan Warga Tabalong Hadapi Kemarau

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05
Optimalkan Pemulihan Aset, LPS Terima Hasil Sitaan dari Kejari
Daerah

Bea Cukai Merauke Siapkan Dukungan Kepabeanan untuk Pembukaan Koridor Logistik di Perbatasan Indonesia-PNG

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:06
bc3
Daerah

Modus Baru! Bea Cukai Sumbawa Tindak 200 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Truk Berpendingin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:14
bc2
Daerah

Patroli Darat, Bea Cukai Malang Hentikan Mobil Pengangkut 90 Ribu Batang Rokok Ilegal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:33
bc
Daerah

Terbitkan Izin Kawasan Berikat, Bea Cukai Kawal Investasi Rp1,5 Triliun Perusahaan Sepatu di Brebes

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:22
kmp
Daerah

KMP Batu Mandi Terbakar di Merak Lalu Terbalik, Kapal Masih Panas dan Polisi Belum Bisa Olah TKP

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:20

OLAHRAGA

champion
Olahraga

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID - Malam Liga Champions 2026/2027 matchday ketiga pada Rabu (21/10/2026) malam hingga Kamis (22/10/2026) dini hari WIB kembali menghadirkan...

SelengkapnyaDetails
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2644 shares
    Share 1058 Tweet 661
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1287 shares
    Share 515 Tweet 322
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1393 shares
    Share 557 Tweet 348
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.