• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Surplus Dagang Juli Cuma USD 0,12 Miliar, Ekspor Tetap Ngebut

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 3 September 2026 - 13:15
in Ekonomi
Ilustrasi kegiatan ekspor di pelabuhan peti kemas/ Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi kegiatan ekspor di pelabuhan peti kemas/ Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus pada Juli 2026. Namun, ruang surplus tersebut terbilang tipis, yakni hanya USD 0,12 miliar. Kinerja itu terjadi setelah surplus perdagangan nonmigas sebesar USD 3,10 miliar mampu menutup defisit sektor migas yang mencapai USD 2,98 miliar.

Meski surplus terbilang kecil, kinerja ekspor Indonesia masih menunjukkan tren positif. Nilai ekspor pada Juli 2026 mencapai USD 26,22 miliar atau tumbuh 2,98 persen dibandingkan Juni 2026 secara bulanan. Jika dibandingkan dengan Juli 2025, ekspor tumbuh 6,05 persen.

BacaJuga:

BRI Peduli Ajak 35 Jurnalis Bertani di Kota, Kenalkan Program Urban Farming BRInita

Pemerintah Perkuat Aliansi Sawit dan Hilirisasi Komoditas Perkebunan

SIAL Innovation 2026 Jadi Ruang Apresiasi bagi Inovasi Industri Makanan dan Minuman

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, capaian tersebut menunjukkan kinerja perdagangan Indonesia masih terjaga di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian.

“Surplus perdagangan pada Juli 2026 menunjukkan kinerja ekspor Indonesia tetap terjaga. Diversifikasi pasar dan komoditas ekspor perlu terus diperkuat untuk meningkatkan kontribusi perdagangan nonmigas,” ujar Budi dalam keterangan, Kamis (3/9/2026).

Dia menegaskan pemerintah akan terus mendorong pelaku usaha memanfaatkan peluang di berbagai negara tujuan ekspor. Perluasan pasar dinilai penting agar produk Indonesia tidak bergantung pada sejumlah pasar tertentu.

Sementara itu, dikatakan dia, ekspor nonmigas pada Juli 2026 tercatat USD 25,43 miliar. Angka tersebut meningkat 4,25 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan tumbuh 6,84 persen secara tahunan.

“Sejumlah komoditas menjadi motor pengerek ekspor nonmigas secara bulanan. Mesin dan peralatan mekanis naik 23,05 persen, tembaga dan barang daripadanya tumbuh 21,20 persen, sedangkan pakaian dan aksesorinya bukan rajutan meningkat 20,65 persen,” ungkapnya.

Namun, dikatakan dia, tidak semua komoditas menunjukkan performa positif. Ekspor logam mulia dan perhiasan/permata terkontraksi 45,07 persen, nikel dan barang daripadanya turun 38,25 persen, serta lemak dan minyak hewani/nabati terkoreksi 6,21 persen.

Secara kumulatif, masih ujar Budi, sepanjang Januari-Juli 2026, neraca perdagangan Indonesia masih surplus USD 3,70 miliar. Surplus tersebut ditopang perdagangan nonmigas yang mencapai USD 22,45 miliar, sementara sektor migas masih membukukan defisit USD 18,75 miliar.

Dari sisi negara mitra, menurutnya, Amerika Serikat menjadi penyumbang surplus nonmigas terbesar dengan nilai USD 12,81 miliar. Berikutnya India USD 7,96 miliar, Filipina USD 4,72 miliar, Malaysia USD 3,39 miliar, dan Vietnam USD 2,95 miliar. Sebaliknya, defisit nonmigas terdalam terjadi dengan Tiongkok sebesar USD 17,67 miliar.

“Kinerja ekspor sepanjang Januari-Juli juga memperlihatkan peran besar industri pengolahan. Nilai ekspor sektor ini tumbuh 7,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menyumbang 82,18 persen dari total ekspor Indonesia,” katanya.

Budi menilai dominasi industri pengolahan menjadi sinyal pentingnya memperkuat hilirisasi dan nilai tambah produk dalam negeri. Dengan begitu, produk Indonesia tidak sekadar menjadi komoditas mentah, tetapi semakin kompetitif di pasar global.

“Industri pengolahan menjadi salah satu kekuatan utama ekspor Indonesia. Penguatan nilai tambah melalui hilirisasi dan peningkatan daya saing produk ekspor perlu terus dilakukan agar semakin banyak produk Indonesia mampu menembus pasar global,” tegasnya. (nas)

Tags: Ekspor IndonesiaHilirisasi IndustriNeraca PerdaganganPerdagangan Nonmigas

Berita Terkait.

BRI Peduli Ajak 35 Jurnalis Bertani di Kota, Kenalkan Program Urban Farming BRInita
Ekonomi

BRI Peduli Ajak 35 Jurnalis Bertani di Kota, Kenalkan Program Urban Farming BRInita

Minggu, 8 November 2026 - 13:41
Abah Yoyo: Kasepuhan Cisitu Hanya Minta Kepastian Hukum, Bukan Lepas Hutan Adat untuk Tambang Emas Cikidang
Ekonomi

Pemerintah Perkuat Aliansi Sawit dan Hilirisasi Komoditas Perkebunan

Minggu, 8 November 2026 - 10:05
SIAL
Ekonomi

SIAL Innovation 2026 Jadi Ruang Apresiasi bagi Inovasi Industri Makanan dan Minuman

Minggu, 8 November 2026 - 01:15
Dealer
Ekonomi

OMODA & JAECOO Hadirkan Dealer Baru di Jakarta Selatan, Perluas Akses Layanan Konsumen

Minggu, 8 November 2026 - 00:34
NMC
Ekonomi

Daewoong Perkuat Kolaborasi Medis Global Lewat Pertemuan Pakar di Bali

Sabtu, 7 November 2026 - 23:03
UYC-2026
Ekonomi

PEP Sangasanga Ajak Mahasiswa Kenali Peluang dan Tantangan Industri Hulu Migas

Sabtu, 7 November 2026 - 18:08

OLAHRAGA

STY
Olahraga

Persija vs Persebaya, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Tidak Lengah

Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 November 2026 - 15:45

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super...

SelengkapnyaDetails
witan

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Sabtu, 7 November 2026 - 09:35
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3347 shares
    Share 1339 Tweet 837
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1878 shares
    Share 751 Tweet 470
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.