• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

3 Klaster Disiapkan, UMKM Sumbar Didorong Bangkit Pascabencana

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 3 September 2026 - 08:32
in Nasional
Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Rahmadi menyampaikan sambutan dalam Sosialisasi Program/Kegiatan Pascabencana Provinsi Sumatera Barat di Padang, Rabu (2/9/2026). Foto: Humas Kementerian UMKM

Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Rahmadi menyampaikan sambutan dalam Sosialisasi Program/Kegiatan Pascabencana Provinsi Sumatera Barat di Padang, Rabu (2/9/2026). Foto: Humas Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemulihan ekonomi Sumatera Barat pascabencana mulai diarahkan pada penguatan kembali usaha-usaha kecil yang menjadi tumpuan kehidupan masyarakat. Pemerintah menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi usaha mikro dengan total anggaran Rp115,77 miliar yang ditujukan bagi 38.507 pengusaha mikro terdampak, sehingga mereka memiliki modal untuk kembali menjalankan aktivitas usahanya dan menghidupkan roda ekonomi di daerah.

Bantuan tersebut tidak berdiri sendiri. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membaginya ke dalam tiga klaster, yakni Banpres rehabilitasi usaha mikro, program pemberdayaan UMKM, serta Klinik UMKM Minang Bangkit.

BacaJuga:

48 Buku Diluncurkan, Wakapolri Minta Pusat Studi Kepolisian Terus Berkarya

Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Perkuat Pencegahan Karhutla Sejak Dini

293 Santri Keracunan MBG, DPR: Gizi dan Keamanan Pangan Wajib Satu Paket

“Total alokasi anggaran untuk Provinsi Sumatera Barat pada 2026 sebesar Rp119,3 miliar yang terbagi dalam tiga klaster, yaitu Banpres rehabilitasi usaha mikro, pemberdayaan UMKM, dan Klinik UMKM Bangkit,” ujar Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Rahmadi saat membuka Sosialisasi Program/Kegiatan Pascabencana Provinsi Sumatera Barat di Padang, Rabu (2/9/2026).

Setiap pengusaha mikro yang memenuhi persyaratan akan memperoleh bantuan sebesar Rp3 juta untuk mendukung proses rehabilitasi usaha. Program tersebut menjadi bagian dari total alokasi anggaran Kementerian UMKM untuk pemulihan pascabencana di Sumatera Barat pada 2026 sebesar Rp119,3 miliar.

Menurut Rahmadi, pendataan calon penerima menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran. Karena itu, jumlah pengusaha mikro yang diusulkan sebagai calon penerima akan ditambah 25 persen dari kuota yang tersedia untuk mengantisipasi adanya calon penerima yang terkendala dalam proses validasi.

“Kalau nanti jumlahnya lebih, data tersebut akan disimpan untuk tahun 2027. Hal ini juga akan memudahkan dinas terkait dalam pendataan pengusaha mikro yang akan menerima Banpres selanjutnya,” katanya.

Tahapan sosialisasi program telah dimulai sejak Agustus 2026, sedangkan pelaksanaan kegiatan pemberdayaan UMKM direncanakan berlangsung mulai akhir September 2026.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Barat akan melakukan validasi data UMKM terdampak bencana, menyediakan penanggung jawab atau person in charge (PIC), serta memastikan kesiapan lokasi dan peserta kegiatan.

Sebanyak 13 kabupaten/kota terdampak bencana di Sumatera Barat akan dikelompokkan ke dalam tiga regional layanan yang berpusat di Kabupaten Agam, Kota Padang, dan Kepulauan Mentawai. Pembagian regional tersebut dilakukan untuk mendukung efektivitas pelaksanaan program sekaligus memastikan bantuan menjangkau pengusaha UMKM yang membutuhkan.

Rahmadi menekankan pemulihan UMKM pascabencana membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama dalam memastikan akurasi data penerima serta kelancaran pelaksanaan program di lapangan.

“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama serta memperkuat sinergi dan koordinasi agar program pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat Endrizal menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Kementerian UMKM, atas pelaksanaan program pemulihan bagi pengusaha UMKM terdampak bencana di Sumatera Barat.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, menurut dia, akan berupaya mempercepat penyelesaian administrasi dan memastikan data calon penerima yang disampaikan memenuhi ketentuan serta menggambarkan kondisi di lapangan secara akurat.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan administrasi ini tepat waktu. Jika memungkinkan, kami akan mempercepatnya sesuai yang dijanjikan Bapak Gubernur dalam rapat sosialisasi sebelumnya, tentunya sesuai dengan aturan yang ada dan berdasarkan data yang akurat,” jelas Endrizal. (her)

Tags: BanpresPascabencanaPemulihan UMKMSumatera Barat

Berita Terkait.

Cuaca di Jakarta Cerah Merata, dengan Tingkat Kelembapan Berkisar 38 hingga 76 Persen 
Nasional

48 Buku Diluncurkan, Wakapolri Minta Pusat Studi Kepolisian Terus Berkarya

Kamis, 3 September 2026 - 08:02
Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Perkuat Pencegahan Karhutla Sejak Dini
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Perkuat Pencegahan Karhutla Sejak Dini

Rabu, 2 September 2026 - 22:00
293 Santri Keracunan MBG, DPR: Gizi dan Keamanan Pangan Wajib Satu Paket
Nasional

293 Santri Keracunan MBG, DPR: Gizi dan Keamanan Pangan Wajib Satu Paket

Rabu, 2 September 2026 - 21:40
Kuasa Hukum Budi Arie Tanggapi Laporan Dugaan Makar: Jangan Kriminalisasi Pernyataan Politik
Nasional

8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Yusril Tegaskan 2 Hal Ini

Rabu, 2 September 2026 - 21:25
Deteksi Dini Diperkuat, DPR Desak Pelaku Karhutla Tak Luput dari Hukum
Nasional

Deteksi Dini Diperkuat, DPR Desak Pelaku Karhutla Tak Luput dari Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 20:40
wki
Nasional

WKI Tak Mau Asal Kejar Proyek, Bidik Pertumbuhan yang Sehat

Rabu, 2 September 2026 - 20:05

OLAHRAGA

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda
Olahraga

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 3 September 2026 - 09:12

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto mempertimbangkan komposisi pemain yang akan diturunkan menghadapi Laos U-20 dalam laga kedua...

SelengkapnyaDetails
nova

Tumpul Lawan Malaysia, Garuda Muda Pertajam Penyelesaian Akhir demi Tumbangkan Laos

Rabu, 2 September 2026 - 15:05
ferry

Izin Prinsip Sudah Terbit, League Persija Versus Persib Fix di GBK

Rabu, 2 September 2026 - 13:13
SUPER

Super League 2026 Resmi Bergulir, STY vs Igor Tolic Panaskan Rivalitas Persija-Persib

Rabu, 2 September 2026 - 08:10
league

Alasan “Indonesia Menyala” Gantikan “Gaskeun” sebagai Theme Song Super League 2026/2027

Rabu, 2 September 2026 - 04:04

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.