INDOPOSCO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda sejumlah wilayah Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebakaran terjadi di berbagai daerah, mulai dari Aceh, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Maluku Utara.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, salah satu karhutla terjadi di Gampong Deah Mamplam, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 2 hektare.
Karhutla juga, menurutnya, melanda tiga wilayah di Aceh Barat, yakni Gampong Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan; Gampong Mesjid Baro, Kecamatan Samatiga; serta Gampong Aron Tunong, Kecamatan Woyla. Total lahan yang terbakar mencapai 6,5 hektare.
“Rinciannya, sekitar 2 hektare lahan terbakar di Blang Beurandang, 3 hektare di Mesjid Baro, dan 1,5 hektare di Aron Tunong. Sementara di Kabupaten Aceh Tengah, karhutla menghanguskan sekitar 3 hektare lahan, masing-masing 1 hektare di Arul Gele dan 2 hektare di Pedekok,” ungkap Berton dalam keterangan, Kamis (3/9/2026).
Ia mengatakan, di Provinsi Lampung, karhutla terjadi di Desa Ambarawa Timur, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, dengan luas lahan terbakar sekitar 1 hektare. Kabupaten Mesuji juga terdampak, tepatnya di Desa Margo Jadi, Kecamatan Mesuji Timur. Sekitar 10 hektare lahan semi gambut terbakar.
“Di Jawa Tengah, kebakaran terjadi di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. BNPB mencatat sekitar 3 hektare lahan terbakar. Kebakaran serupa terjadi di Desa Karangmojo, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, dengan luas lahan yang terbakar sekitar 10 hektare,” ujarnya.
Sementara, dikatakan dia di Kabupaten Klaten, karhutla melanda Desa Dukuh, Kecamatan Delanggu. Kobaran api membesar dan meluas hingga lebih dari 2 hektare. Di Kota Surakarta, kebakaran juga melanda tumpukan sampah di TPA Putri Cempo sektor Blok B, Kecamatan Jebres, dengan luas area terdampak sekitar 2,17 hektare.
Ia menambahkan, beranjak ke Jawa Timur, BNPB mencatat karhutla di Kabupaten Pacitan dengan luas lahan terbakar sekitar 3 hektare. Di Kabupaten Ponorogo, kebakaran terjadi di kawasan Gunung Dangean, Dukuh Nggogokalan, Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan. Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 3 hektare.
“Kebakaran lebih luas terjadi di wilayah Kota Batu. Api melanda petak 100 dekat Pos 3 Pendakian Gunung Butak, Kecamatan Pujon. Sekitar 15 hektare lahan terbakar dan hingga kini masih dalam proses pendataan petugas,” katanya.
Dari Pulau Kalimantan, masih ujar Berton, karhutla terjadi di Kelurahan Sungai Parit dan Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 17,49 hektare dan masih dalam pendataan.
“Di Kabupaten Kutai Kartanegara kebakaran juga melanda lahan diperkirakan mencapai 6 hektare,” ucapnya.
Sementara di Sulawesi, menurutnya, karhutla terjadi di Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Sekitar 10 hektare lahan dilaporkan terbakar. Di Sulawesi Utara, kebakaran lahan terjadi di Desa Tulap, Kecamatan Kombi; Kelurahan Toulour, Kecamatan Tondano Timur; dan Kelurahan Sumalangka, Kecamatan Tondano Barat, dengan total sekitar 5 hektare lahan terbakar.
“Karhutla juga menjalar hingga Maluku Utara. Kabupaten Kepulauan Taliabu mencatat kebakaran di Desa Kilong, Kecamatan Taliabu Barat, dengan luas lahan terbakar sekitar 5 hektare,” terangnya.
“Sedangkan di Kabupaten Halmahera Timur, kebakaran terjadi di Desa Akedaga, Kecamatan Wasile Timur, yang menghanguskan sekitar 3 hektare lahan,” imbuhnya. (nas)























