INDOPOSCO.ID – Bea Cukai menegaskan komitmennya dalam memperkuat perdagangan internasional dan pengawasan wilayah perbatasan melalui sinergi lintas instansi. Langkah sinergis ini dilakukan melalui pertemuan yang digelar bersama pemerintah Kabupaten Cilacap, Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Budiarto, dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran perdagangan internasional, Bea Cukai Cilacap menghadiri kegiatan audiensi yang digelar Pemerintah Kabupaten Cilacap dan Australia pada Rabu (5/8/2026) di Pelabuhan Tanjung Intan.
Pertemuan yang dipimpin Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, tersebut membahas berbagai peluang kerja sama antara pemerintah Kabupaten Cilacap dan Konsulat Jenderal Australia, termasuk optimalisasi peran Pelabuhan Tanjung Intan untuk mendukung peningkatan perdagangan, investasi, dan ekspor produk unggulan daerah.
Dalam audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Cilacap memaparkan berbagai potensi unggulan daerah, mulai dari sektor pertanian, perikanan, perdagangan, industri, pariwisata, hingga ekonomi maritim. Salah satu pembahasan yang menjadi perhatian adalah penguatan peran Pelabuhan Tanjung Intan sebagai pintu gerbang perdagangan internasional.
Kepala Kantor Bea Cukai Cilacap, Shinta Dewi Arini, menyampaikan bahwa penguatan peran Pelabuhan Tanjung Intan memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pengelola pelabuhan, instansi terkait, hingga pelaku usaha.
“Melalui sinergi tersebut, Pelabuhan Tanjung Intan diharapkan mampu menarik lebih banyak aktivitas ekspor dan impor, membuka akses pasar internasional bagi produk unggulan Kabupaten Cilacap dan wilayah sekitarnya, serta meningkatkan minat investasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Selain itu, kerja sama serupa juga ditunjukkan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten melalui audiensi strategis dengan UPBU Budiarto selaku pengelola Bandara Budiarto serta PT Aero Nusantara Indonesia pada Senin (24/8/2026), dilanjutkan diskusi kelembagaan bersama Kanwil Ditjen Imigrasi Banten pada Kamis (27/8/2026).
Dua kegiatan tersebut menjadi momentum penting menyamakan persepsi dan berdiskusi secara mendalam mengenai regulasi dan prosedur dalam proses bisnis industri kedirgantaraan di lingkungan Bandara Budiarto Curug, serta memperkuat pengawasan Customs, Immigration, Quarantine (CIQ) di wilayah perbatasan dan pelabuhan Provinsi Banten.
Kepala Kanwil Bea Cukai Banten, Ambang Priyonggo, menegaskan bahwa untuk membangun dan mempererat sinergi dengan berbagai pihak guna menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi secara efektif, profesional, dan berkelanjutan.
“Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan meningkatkan koordinasi antarlembaga, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi serta mewujudkan pelayanan publik yang semakin optimal dan kolaboratif,” ujarnya.
Melalui sinergi antarinstansi ini diharapkan dapat tercipta pengawasan dan pelayanan yang optimal, sehingga memberikan keamanan dan manfaat nyata bagi perekonomian baik di daerah maupun nasional. (ipo)























