INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Mukhamad Misbakhun menegaskan, pentingnya penguatan kaderisasi organisasi melalui pendidikan politik dan program kepemimpinan bagi generasi muda.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Fokusmaker) di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya (DPP Partai Golkar), Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Minggu (23/8/2026).
Misbakhun menjelaskan proses kaderisasi di lingkungan SOKSI dilakukan secara berjenjang. Fokusmaker menjadi salah satu tahapan awal bagi kader ketika masih berada di lingkungan mahasiswa.
Setelah melewati fase tersebut, kader dapat melanjutkan proses kaderisasi melalui Wira Karya maupun Baladhika Karya. Tahapan berikutnya berada dalam lingkungan SOKSI melalui program Pendidikan Politik Kader Bangsa (P2KB).
“Di SOKSI itu ada penjejangan. Biasanya wadah saat mereka mahasiswa, kaderisasi mereka berada di Fokus Maker. Setelah itu mereka masuk di Wira Karya, bersama juga sebagian ada di Baladhika Karya,” kata Misbakhun di Jakarta, Senin (24/8/2026).
Ia mengatakan, rangkaian pendidikan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun soliditas organisasi sekaligus mempersiapkan kader agar memiliki pemahaman politik dan organisasi yang lebih kuat.
Melalui pola kaderisasi yang berjenjang, proses pembentukan kader tidak berhenti pada aktivitas kemahasiswaan, tetapi dilanjutkan pada tahapan organisasi berikutnya.
Misbakhun juga menyampaikan apresiasi terhadap kondisi internal SOKSI yang menurutnya telah mendapatkan pengakuan sebagai satu kesatuan organisasi.
“Kami bersyukur bahwa SOKSI ini sekarang sudah mendapatkan pengakuan sebagai SOKSI yang satu, yang tunggal dari Bapak Ketua Umum Partai Golkar,” tuturnya.(dan)






















