INDOPOSCO.ID – Dari Ranah Minang, solidaritas bergerak menuju Pulau Flores di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 3,6 ton rendang siap saji dan 2,5 ton obat-obatan dikirim untuk membantu korban gempa NTT.
Bantuan yang dihimpun Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) bersama Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu diberangkatkan menggunakan pesawat TNI AU dari Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, menuju Maumere, Pulau Flores, Minggu (23/8/2026).
Pengiriman tersebut menjadi simbol persaudaraan lintas daerah. Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Fauzi Bahar, dan Ketua Dewan Penasihat Hanura, Irjen Pol (P) Marwan Paris, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tokoh nasional asal NTT, Melchias Marcus Mekeng.
“Ini bentuk kepedulian masyarakat Minangkabau, khususnya Pak Oesman Sapta, selaku Ketua Gebu Minang, kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di NTT,” kata Fauzi di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Fauzi mengatakan, 3,6 ton rendang yang dikirim merupakan bantuan tahap pertama. Total bantuan rendang yang telah dikumpulkan Gebu Minang dan masyarakat Minangkabau mencapai 5,2 ton. Sebanyak 1,6 ton lainnya akan dibawa langsung oleh Gubernur Sumatera Barat.
Menurutnya, bantuan tersebut lahir dari rasa persaudaraan sekaligus pengalaman masyarakat Minangkabau menghadapi bencana.
“Bagaimana nikmatnya dan bahagianya diberi bantuan saat memerlukan, kami tahu persis. Jangankan satu ton daging, 10 kardus mie instan saja kami kejar,” jelas Fauzi.
Di sisi lain, Hanura mengirim 2,5 ton obat-obatan untuk mendukung penanganan korban gempa. Marwan memastikan kader Hanura di NTT akan terlibat dalam proses bantuan dan pemulihan pascabencana.
“Sesuai amanah Ketua Umum, Bapak Oesman Sapta, kami akan menyalurkan bantuan obat-obatan kepada seluruh korban yang membutuhkan. Ini sesuai dengan tagline Partai Hanura, ‘Daerah Berdaya, Indonesia sejahtera’. Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan bisa mengurangi beban para korban,” harap Marwan.
Melchias Marcus Mekeng mengapresiasi bantuan tersebut. Baginya, aksi solidaritas Minangkabau dan Hanura menunjukkan kuatnya rasa persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan Gebu Minang dan Hanura. Ini bentuk persaudaraan dalam kerangka NKRI. Rasa kepedulian ini harus terus dipelihara. Sekarang Flores mengalami musibah, suatu saat daerah lain tertimpa musibah, orang Flores harus membantu,” ucapnya di lokasi yang sama.
Sejumlah elite DPP Hanura ikut mengawal pengiriman bantuan, antara lain Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Hanura Benny Rhamdani, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Hanura Servas Manek, dan Ketua Task Force Hanura Patrice Rio Capella. Hadir pula Gories Mere dan Andreas Hugo Pareira.
Setibanya di Bandara Frans Seda, Maumere, bantuan diserahterimakan kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago. Penyerahan disaksikan pengurus DPD Hanura NTT dan tokoh Gebu Minang.
“Terima kasih kepada Gebu Minang, Ketua Umum Hanura Bang OSO, terima kasih banyak dari masyarakat NTT. Bantuan ini akan disalurkan ke Posko Besar di Kota Maumere,” ucap Melki, sapaan Emanuel Melkiades Laka Lena.
Melki mengatakan, Pemprov NTT bersama pemerintah daerah dan pemerintah pusat kini memprioritaskan tanggap darurat. Pemenuhan kebutuhan dasar, mulai dari makanan, minuman, layanan kesehatan hingga tempat istirahat, menjadi fokus utama.
“Rakyat juga boleh ambil barang pokok di kios dan toko, nanti Pemprov NTT yang bayar. Kami akan pastikan, seluruh kebutuhan dasar rakyat terpenuhi,” terangnya.
“Mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat yang belum dapat bantuan dasar. Kami bekerja keras, memakai kendaraan TNI-Polri ke desa dan gunung. Kami memang kekurangan relawan,” tambahnya.
Usai penyerahan di Maumere, pimpinan DPP dan DPD Hanura NTT bersama Laskar Muda Hanura (Lasmura) meneruskan bantuan ke DPC Hanura Kabupaten Sikka. Mereka juga menyambangi sejumlah posko kecil di wilayah Maumere.
“Duka masyarakat NTT, adalah duka Hanura, duka Indonesia. Seluruh kader harus turun membantu, ini perintah ketua umum. Solidaritas datang dari mana-mana, bapak ibu semua tidak sendiri,” kata Sekjen Hanura, Benny Rhamdani di Kantor DPC Hanura Kabupaten Sikka.
Ketua Task Force Hanura Patrice Rio Capella mengatakan, Hanura juga siap membantu memenuhi kebutuhan relawan selama masa tanggap darurat.
“Kami akan berkoordinasi dengan Gubernur. Berapa orang yang dibutuhkan dan penyebaran penempatannya,” tuturnya.(her)






















